Austria menjajaki peluang keterlibatan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, terutama pada pengembangan kota hutan modern melalui teknologi kota cerdas, transportasi perkotaan, layanan kesehatan, serta penguatan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia.
EKSPOSKALTIM, Penajam - Austria mulai membuka peluang kerja sama dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, khususnya dalam pengembangan konsep kota hutan modern yang berkelanjutan.
"Terakhir ke IKN 2023 untuk jajaki berbagi peluang bisnis," ujar Kuasa Usaha ad Interim atau Diplomat Kedutaan Austria Michael Wislocki, Jumat (6/3), saat menyampaikan maksud kunjungan perwakilan kedutaan negara tersebut ke kawasan IKN di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Menurut dia, Austria tertarik terlibat dalam pembangunan IKN, terutama dalam mendukung pengembangan kota hutan modern yang memadukan teknologi dengan prinsip keberlanjutan.
Austria sebagai negara yang memiliki kekuatan pada bidang teknologi, lanjut Wislocki, menawarkan sejumlah potensi kerja sama proyek, antara lain pengembangan kota cerdas melalui inovasi teknologi dan sistem transportasi perkotaan.
"Juga sektor layanan kesehatan, hingga penguatan ekosistem pendidikan dan pelatihan bagi pengembangan sumber daya manusia di IKN," katanya.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan IKN tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun ekosistem kota yang lengkap.
Menurut dia, pengembangan ibu kota negara baru mencakup pembangunan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi yang berkelanjutan.
"Otorita IKN terbuka terhadap berbagai kolaborasi internasional yang dapat memperkaya pengembangan IKN," ujar Basuki.
Ia berharap komunikasi antara Otorita IKN dan Kedutaan Austria dapat terus diperkuat sehingga membuka peluang kerja sama lebih lanjut antara Indonesia dan Austria, khususnya dalam pembangunan IKN sebagai kota yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.
Basuki menambahkan pembangunan ibu kota baru membuka ruang kolaborasi yang luas dari berbagai mitra, baik lokal, nasional, maupun internasional. Dalam konteks itu, Austria juga mulai menjajaki peluang kolaborasi pada sejumlah sektor strategis di kawasan ibu kota negara baru Indonesia tersebut.


