PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Arus Mudik Ratusan Masjid di Kaltim Dibuka 24 Jam

Home Berita Arus Mudik Ratusan Masjid ...

Selain tempat ibadah, masjid-masjid ini difungsikan sebagai titik singgah gratis bagi pemudik untuk beristirahat, mengakses toilet, hingga memulihkan tenaga di tengah perjalanan panjang.


Arus Mudik Ratusan Masjid di Kaltim Dibuka 24 Jam
Masjid Cheng Hoo di Desa Batuah, Provinsi Kalimantan Timur. Foto: Singgahkemasjid.blogspot.com

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur menginstruksikan 160 masjid di sepanjang jalur poros antar-kota untuk dibuka selama 24 jam guna melayani para pemudik Lebaran.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, mengatakan instruksi tersebut telah disampaikan kepada seluruh pengurus masjid di jalur strategis sebagai bagian dari pelayanan bagi musafir, baik saat arus mudik maupun arus balik.

“Pengurus masjid diminta menyediakan fasilitas dasar seperti kamar mandi dan toilet secara gratis,” ujarnya di Samarinda, Selasa (17/3). 

Selain itu, area pelataran masjid juga diminta difungsikan sebagai tempat parkir yang aman bagi kendaraan pemudik. Pengurus turut dianjurkan menyediakan ruang atau area khusus untuk beristirahat.

Dalam kondisi kas masjid memungkinkan, pengurus juga didorong menyediakan makanan ringan atau minuman seperti air mineral secara cuma-cuma bagi para pelancong.

Menurut Khaliq, langkah ini tidak hanya bertujuan membantu kelancaran arus mudik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan berkendara. “Pemudik diharapkan bisa memulihkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.

Ia menambahkan masjid dibuka tanpa batas waktu agar masyarakat dapat singgah kapan saja, baik untuk beristirahat maupun sekadar menggunakan fasilitas dasar.

Langkah tersebut, lanjutnya, mencerminkan keterlibatan aktif pengurus masjid dalam menunjukkan kepedulian sosial kepada sesama, khususnya bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh.

Salah satu pemudik, Jumanto, mengaku terbantu dengan kebijakan tersebut. Ia mengatakan dirinya bersama rombongan tidak lagi kesulitan mencari tempat singgah di tengah perjalanan dari Samarinda menuju Kutai Timur.

“Kalau masjid dibuka seperti ini, kami tidak sungkan untuk berhenti, istirahat, atau sekadar ke toilet. Apalagi perjalanan kami masih jauh,” ujarnya. (Ant)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :