EKSPOSKALTIM, Bontang – Oleh-oleh khas Bontang yang satu ini sudah sampai ke Swiss. Ya, Abon Tuna milik Ike Asteria kerap dikirim ke negeri yang popular dengan coklat, keju dan jam itu.
Memilih ikan Tuna sebagai bahan dasar abon buatannya menjadi alasan Ike agar produknya berbeda. Warga Perumahan BTN-PKT, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Utara, merupakan salah satu pelaku usaha oleh-oleh khas Bontang yang kini masih tetap eksis.
Bahkan, abon milik Ike tersebut kerap dijadikan oleh-oleh dan dikirim ke Swiss.
“Suami saya kerja di salah satu anak perusahaan PKT. Anak teman suami banyak yang kuliah di luar negeri seperti Swiss. Jadi setiap pulang selalu beli abon saya untuk dibawa kesana. Karena abonnya bisa disimpan agak lama,” kata ibu berkacamata ini.
Selain abon, Ike juga memproduksi beragam makanan khas lainnya. Upaya ini merupakan gagasannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat menengah kebawah.
Juga menurutnya, selama ini masyarakat kurang melirik makanan khas Bontang. Padahal Kota Taman memiliki banyak jenis makanan khas yang bisa dikonsumsi dan diperkenalkan ke daerah lain.
“Saya senang ketika hasil produksi saya bisa sampai ke negara lain. Kita harus meningkatkan produksi dan membuat hasil yang bagus lagi. Karena di Bontang ini banyak juga kok pelaku usaha yang punya potensi menjadi pengusaha besar seperti daerah lain,” sebutnya saat ditemui di kediamannya, Sabtu (25/2).
Sekadar diketahui, sampai saat ini Ika sudah memiliki 15 jenis olahan makanan khas yang memanfaatkan sumber daya alam Bontang.

