EKSPOSKALTIM, Bontang- Tiga calon direktur PT Bontang Migas Energi (BME) mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang digelar tertutup di Gedung Pendopo, Jalan Awang Long, Bontang Baru, Kamis (13/7).
Aji Sofyan Efendi, satu dari lima penguji mengatakan, ada lima penilaian yang yang dilakukan tim penguji terhadap calon direktur BME. Salah satunya yakni memahami sistem pelaporan keuangan perusahaan daerah (Perusda).
“Itu penting, karena kita tidak ingin direktur perusda dibohongi direktur keuangan, yang harusnya untung jadi rugi atau sebaliknya,” ujar Aji kepada wartawan.
Adapun lima orang penguji tersebut yakni, Aji Sofyan Efendi, Anis Rachman, dan Zainal Ilmi dari Universitas Mulawarman, Vice President Business Support Production Badak LNG Gitut Yuliaskar dari kalangan profesional, sementara Burhanuddin yang merupakan tokoh masyarakat.
Lanjut ia menjelaskan, setiap calon tentunya memiliki kriteria dan visi misi berbeda. Menurutnya, para calon tidaklah harus memiliki pengalaman dan pemahaman di bidang migas.
“Siapa coba yang paham tentang migas di Bontang, tidak mesti ada dasar itu. Jadi intinya semuanya harus mengenali dulu suatu pekerjaan baru bisa mengetahui yang lebih dalam, caranya kita terus membangun komunikasi dengan PT BME dan mempelajari tentang BME,” tuturnya.
Sebagai tim penguji, pihaknya akan menyampaikan hasil kepada wali kota Bontang untuk selajutnya ditindaklanjuti. “Tugas kami merekomendasikan kepada wali kota nama-nama calon yang memiliki kriteria lain, kami tentunya akan rapat apakah ketiga calon itu layak kesatu, kedua dan ketiga,” pungkasnya.
Diketahui, hasil uji kelayakan dan kepatutan para calon direktur ini akan diumuman pada Agustus mendatang.

