EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi mendatangkan mobil Polymerase Chain Reaction (PCR). Meski sudah tiba di Bontang sejak Senin (28/12/2020) lalu , namun hingga kini belum bisa digunakan lantaran proses administrasinya belum rampung.
Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid -19 Bontang, Adi Permana, mengatakan ada beberapa persyaratan administrasi harus dipenuhi. Misalnya, pembentukan tenaga pelaksana, tenaga penanggungjawabnya, serta penyertaan hasil pemeriksaan mobil tersebut.
Baca juga : Empat Bulan Buron, Pencuri Motor di RS PKT Diringkus
"Penyelesaian administrasi masih proses. Hasilnya, nanti langsung kami kirim ke Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes),” katanya saat ditemui, Selasa (5/1/2021).
Adi mengakui cukup kesulitan mengurus administrasi pengiriman sampel. Pasalnya, pengiriman sampel tak hanya bagi pasien positif Covid-19.Tapi sampel pasien yang negatif juga disertakan.
"Sekarang belum dikirimkan karena harus cari dulu limit. Artinya, diminta jumlah total pasien positf dan negatif," imbuhnya.
Sebagai syarat administrasi, lanjut Adi, pihaknya akan mengirimkan 20 sampel. Dari situ, hasilnya akan dibandingkan apakah akurat atau tidak.
Baca juga : Apes ! Remaja Bontang Ini Masuk Penjara Usai HP Curiannya Dicuri Teman
“Kalau sama, baru boleh dioperasikan," sebutnya.
Meski masih proses, Adi memastikan mobil PCR tersebut sudah bisa dioperasikan pekan depan.
“Kalau masih ada beberapa sampel yang belum valid, maka kami mengulang lagi," cetus Adi.

