EKSPOSKALTIM.com, Bone - Kepolisian Resort (Polres) Bone segera mengusut adanya kelangkaan elpiji 3 kg di kalangan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim di hadapan sejumlah awak media, Kamis (8/8/2019) siang.
Baca juga: Disnak Bone Pastikan Stok Hewan Kurban Aman
Dikatakan Kadarislam, sejauh ini pihaknya belum mengetahui pasti penyebab adanya kelangkaan elpiji 3 kg tersebut.
Namun dugaan sementara kata dia, elpiji tersebut langka lantaran adanya oknum bermain harga serta melakukan penimbunan.
“Karena kalau suplay dari pertamina lancar-lancar saja. Suplay dari pertamina itu 51 ton atau 16.800 tabung per hari. Malahan sekarang ada tambahan sekitar 560 tabung,” ungkapnya.
Tonton Video: BNNK Bone Amankan Bandar dan Pengedar Sabu
Pihaknya pun menduga elpiji 3 kg ini langka lantaran penggunaannya tidak sesuai dengan peruntukannya.
“Elpiji ini kan diperuntukkan bagi rumah tangga miskin. Jadi kalau ada yang pakai di luar itu, itu salah,” tegasnya.
Dari informasi yang dihimpun , kelangkaan elpiji ini telah terjadi lebih dari sepekan terakhir. Tak hanya antrian, bahkan aksi saling berebut terjadi di sejumlah pangkalan.

