EKSPOSKALTIM.com, Bone - Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Bone memastikan ketersediaan hewan kurban hari raya Idul Adha 1440 Hijriah ini aman.
Hal itu disampaikan Kepala Disnak Bone Aris Handono saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan MH Thamrin, Kota Watampone, Selasa (6/8) pagi.
Tonton Video: SDIT Al Amir Fil Jannah Bajoe Gelar Seminar Parenting
Handono menyebutkan, populasi sapi di Kabupaten Bone ini mencapai 422 ribu ekor.
“Saya menggunakan estimasi 5 persen dari 422 ribu ekor itu (21.100) adalah sapi kurban,” pungkasnya.
Ia menambahkan, dari pengalaman tahun sebelumnya, kebutuhan masyarakat Bone terhadap hewan kurban mencapai 3.500 ekor.
“Mungkin tahun ini, estimasinya yah sekitar itu, 3.500 ekor,” ujarnya.
Seperti halnya tahun lalu, tahun ini pun ia memperidiksi bahwa tren penjualan hewan kurban masih di dominasi sapi.
Tonton Video: BNNK Bone Amankan Bandar dan Pengedar Sabu
“Dari catatan tahun lalu, kerbau ada 1, dan kambing 12 ekor,” tukasnya.
Tingginya permintaan sapi jelang lebaran idul adha, kata Handono, menjadi hal wajar jika harga sapi ini pun mengalami kenaikan.
“Sudah hukum pasar itu dek, permintaan naik harga pun naik. Tapi saya yakin setelah lebaran harganya akan kembali turun,” imbuhnya.
Sebagai daerah sentra peternakan sapi, Handono menegaskan, ketersedian hewan kurban di Bone tak perlu diragukan.
“Orang Kalimantan beli sapi di sini (Bone). Orang Makassar ke sini. Jadi nggak ada masalah (ketersediaannya),” tutupnya.

