PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Soal Penolakan Pabrik Semen, Bahar: Gubernur Harus Buka Dialog

Home Berita Soal Penolakan Pabrik Sem ...

Soal Penolakan Pabrik Semen, Bahar: Gubernur Harus Buka Dialog
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda- Rencana pembangunan pabrik semen di Kutai Timur dan Berau mendapat penolakan dari akademisi dan pecinta lingkungan. Pembangunan tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kelestarian lingkungan di kawasan Karts Kalimantan.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu menegaskan sikapnya terhadap rencana tersebut. Ia mengaku menolak rencana pembangunan pabrik semen di kawasan Karst Kalimantan.

Baca juga: Rastra Gratis 10 Kg Untuk Setiap Kepala Keluarga di Kutim

"Saya jelas menolak rencana pembangunan tersebut. Karena akan terancam pencemaran di kawasan yang harusnya dilestarikan," ucap Bahar.

Ia menyatakan, memang terjadi simpangsiur perihal informasi lokasi pembangunan pabrik semen tersebut. Jika benar pabrik itu berada di bentang alam karst, tegas Bahar, menolak izin perusahaan tersebut.

Bahar merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dalam perda tersebut seluruh kawasan bentang alam karst harus steril dari izin usaha.

“Dan sampai sekarang, izin usaha di sana belum dicabut. Saya berharap Pak Gubernur mencabut semua izin usaha di bentang karts seluas 300 ribu hektare itu,” imbuh wakil rakyat dapil Kutai Kartanegara ini.

Di masa kepemimpinan Awang Faroek Ishak, lanjut Bahar, eksekutif dan legislatif sepakat meniadakan izin di bentang alam karst. Namun demikian hingga kini, kesepakatan itu tak kunjung terealisasi.

“Kami menagih janji dan komitmen pemerintah. Di sana sudah ada izin batu bara dan perkebunan kelapa sawit. Kalau ditambah lagi izin pabrik semen, pasti kami tolak,” tegas mantan aktivis JATAM Kaltim ini.

Berita terkait: Rencana Pembangunan Pabrik Semen Ditolak, Gubernur Isran Pastikan Tetap Jalan

Ia menyarankan, dengan mencuatnya pro dan kontra di tengah publik terhadap rencana pembangunan pabrik semen, pemprov harus membuka ruang dialog. Antara Gubernur Kaltim Isran Noor, dengan kelompok yang menolak pabrik tersebut. Karena isu yang berkembang, pemberian izin pabrik semen dianggap akan mengancam lingkungan.

“Pak Gubernur jangan alergi dengan dialog. Kalau perlu (adakan) konsultasi publik saja,” sarannya.

Ia berharap, dari dialog tersebut akan memberikan penjelasan detail atas dampak yang akan ditimbulkan pabrik semen. "Harus ada kepastian dan kejelasan. Karena kawan-kawan ini kan cinta lingkungan Kaltim, bagaimana tidak tercemar kelestarian alam di kawasan Karst yang cocok buat pengembangan pariwisata alam di sana," pungkasnya. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :