PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Rencana Pembangunan Pabrik Semen Ditolak, Gubernur Isran Pastikan Tetap Jalan

Home Berita Rencana Pembangunan Pabri ...

Rencana Pembangunan Pabrik Semen Ditolak, Gubernur Isran Pastikan Tetap Jalan
Gubernur Kaltim Isran Noor (baju putih) memberikan arahan kepada bawahannya.

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Penolakan terhadap rencana pembangunan pabrik semen di Kutai Timur dan Berau mendapat perhatian serius dari Gubernur Kaltim Isran Noor. Diketahui penolakan dilakukan oleh massa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Peduli Karst (AMPK) Kaltim, yang dilakukan di depan kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Senin (25/3/2019).

Menanggapi hal itu, saat aksi berlangsung tampak Gubernur Kaltim Isran Noor mendengarkan aspirasi massa dari lobby kantor gubernuran.

Baca juga: Soroti Proyek Molor, Penjelasan Dinas PUPR Kaltim Dinilai Mengada-ada, Dewan Berang

"Bagus aja mereka menyampaikan itu. Sudah benar. Tapi yang benar belum tentu pas. Gak apa-apa itu, didengarkan saja," ucap Isran saat ditemui wartawan.

Kala itu, Isran tak ada tanda-tanda untuk menemui para perwakilan massa yang mengepung gerbang kantor Gubernur Kaltim. Ia lebih memilih mendengarkan aspirasi mahasiswa dari balik jendela kantor. "Saya dengarkan dari jendela, jelas," ucap Isran.

Memang saat itu, kondisi tidak kondusif. Demonstrasi ini melibatkan organisasi mahasiswa yang terdiri dari HMI, GMKI, GMNI, PMKRI, PMII, dan BEM universitas yang ada di Kaltim.

Setalah beberapa saat suana kondusif, Isran mengajak perwakilan aksi berdikusi di ruang kerjanya. Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menegaskan pembangunan pabrik semen yang meliputi dua kabupaten (Kutai Timur dan Berau) tidak mengenai atau mengganggu kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat yang dianggap memiliki cagar budaya prasejarah dan sumber air bagi masyarakat.

Isran menyebutkan sangat memahami apa yang disampaikan para pendemo. Karena, yang dimaksud para pendemo itu ada di Kecamatan Sandaran, Kutai Timur.

“Jadi bukan daerah yang akan dibangun pabrik semen oleh korporasi asal Tiongkok HongShi Holding Groups Co Ltd. Bukan di situ pabrik semen akan dibangun. Bukan di Karst. Karst ada di Sandaran," kata Isran Noor.

Diketahui, rencnaa investasi pembangunan pabrik semen ini mencapai 2 Miliar Dollar Amerika. Isran menegasksan, dalam presentasi pihak pengusaha semen asal Tiongkok itu, pembangunan pabrik dipastikan sangat ramah lingkungan atau nol debu (zero dust).

Baca juga: Fraksi Nasdem DPRD Bontang Soroti Infrastruktur Minim di Bontang Lestari

Isran menyebutkan pengusaha asal Tiongkok akan menjalin kerja sama dengan PT Kobexindo yang lebih dulu mendapat izin industri di kawasan itu. PT Kobexindo mendapatkan izin beroperasi dari priode Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

"Izinnya tentu menggunakan izin yang lama. Ketika era Gubernur Awang Faroek Ishak. Kawasan yang akan dimanfaatkan sekitar 800 hektar. Yang jelas, pabrik semen bukan di Karst Sandaran," jelasnya.

Mengenai aksi tersebut, Isran menilai bagus saja, karena tujuannya menyampaikan aspirasi demi pelestarian lingkungan.

"Itu kan mereka (pendemo) gak paham, katanya daerah yang kena Karst. Bukan, Karst itu adanya di Sandaran,” tandasnya. (*)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :