EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Kota Bontang yang terletak di Jalan Pelabuhan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan hingga kini terus memproduksi udang windu untuk menambah Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Bontang.
Ditemui di kantornya Kepala UPT BBIP, Saiful Islam mengatakan, hingga kini pihaknya terus melakukan budidaya udang windu, untuk di jual ke beberapa daerah di Kaltim, dimana hasil penjualannya untuk menambah kas daerah.
Baca juga: DKP3 Bontang Rutin Lakukan Monitoring Jelang Musim Panen
"Pemkot Bontang memberi kami target Rp25 juta pertahun, namun hingga bulan Oktober 2018 kami telah melampaui target yaitu telah mengumpulkan hasil penjualan kurang lebih Rp30 juta," ungkap Saiful belum lama ini, saat di temui di ruang kerjanya.
Kata dia, untuk menghasilkan bibit udang windu, pihaknya harus mendatangkan indukan yang telah bertelur dari Balikpapan yang kemudian dikirim ke Kota Bontang. Untuk menghasilkan bibit udang pihaknya membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan.
"Semua melalui tahapan - tahapan tentunya, mulai dari pelepasan telur dari induk, penetasan, kemudian jadi larva, hingga jadi bibit untuk siap dijual ke petani tambak," terangnya.
Baca juga: 194 Pendidik di Kukar Dilatih Mengajar dengan Pendekatan Baru
Ia mengungkapkan, untuk indukan dibeli dari pengepul dengan harga kurang lebih Rp350 ribu per ekor dengan sekali pesan 12 hingga 18 ekor persiklus (perbulan), kemudian selain indukan yang didatangkan dari luar kota, pakan udang juga didatangkan dari Surabaya.
"Kami mampu menghasilkan bibit 300 ribu hingga 350 ribu ekor dengan bandrol harga Rp20 hingga Rp25," jelasnya.
Ia menambahkan, tahun ini produksi udang windu sedang bagus karena cuaca sedang bersahabat, sehingga hasilnya maksimal dan permintaan udang di pasaran meningkat.
"Kami menyuplai udang windu tidak hanya di Kota Bontang saja, namun kami menyuplai juga ke Bengalon, Sangatta, Marangkayu, Muara Badak dan Anggana," tutupnya. (adv)
Video EKSPOS TV: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI
ekspos tv

