PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BAZ BONTANG, BINA 57 UPZ MASJID DALAM MENGELOLAH ZAKAT

Home Berita Baz Bontang, Bina 57 Upz ...

BAZ BONTANG, BINA 57 UPZ MASJID DALAM  MENGELOLAH ZAKAT
Foto Slamet Riyadi

EKSPOSKALTIM, Bontang - Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Bontang melaksanakan kegiatan dialog pengelolaan dan manajemen masjid se-Kota Bontang, sebagai bentuk kepedulian BAZ terhadap masjid yang ada di Kota Bontang.

Kepala Sekretariat BAZ Kota Bontang, Idris, mengatakan kegiatan ini diikuti 57 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari perwakilan setiap masjid di Kota Bontang. Para UPZ ini akan diberi arahan untuk menjadi pengelola zakat  yang baik, dimana nantinya setiap masjid pengumpul zakat akan melaporkan data jumlah zakat yang terkumpul kepada pihak BAZ.

"57 UPZ masjid yang termasuk binaan kami, kedepannya dalam teknis pengumpulan zakatnya akan melaporkan data jumlah zakat yang terkumpul. Hanya laporannya saja, tidak dengan uang atau barang. Disini hanya berfungsi sebagai pencatat berapa jumlah zakat yang masuk, dan akan tercatat juga siapa saja yang menjadi penerima zakat nantinya," kata Idris, saat ditemui disela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (9/6/2016).

Idris menambahkan, dari seluruh UPZ masjid binaan BAZ, akan lebih tepat sasaran penyaluran zakatnya jika mengacu dari data yang dimiliki BAZ. Namun, dari pengurus masjid juga dapat mengusulkan seorang yang layak sebagai penerima zakat yang ada disekitar masjidnya.

"Kita hanya sebagai jembatan untuk penyalur zakat, agar lebih teratur, tercatat, dan kedepannya lebih tepat sasaran dalam penyalurannya. Pihak masjid juga berhak mengusulkan nama yang berhak sebagai penerima zakat, yang ada terdapat disekelilingnya, karena pihak masjid lebih paham tentang keadaan orang tersebut," ulasnya

Lebih jauh Idris menambahkan, saat ini kendala yang dihadapi dalam menerapkan program ini, yakni tidak semua pengurus masjid yang setuju dalam hal ini. Menurutnya, penolakan yang  terjadi hanya atas dasar belum mengerti terkait program tersebut.

"Tidak semua masjid bersedia menjadi binaan kita, saya menilai bahwa hal ini dikarenakan  kurangnya sosialisasi kita dalam program ini, sehingga beberapa masjid menolak untuk diajak kerjasama. Saya berharap dengan program ini para pengurus masjid sebagai binaan kita, akan dapat lebih baik lagi dan lebih teratur dalam manajemen serta pengelolaannya," tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :