EKSPOSKALTIM, Bontang- Surat Keputusan (SK) Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadinata Nomor: 011/SK-I/VI/2016, tentang pengesahan pembentukan Lembaga Adat Kutai Kota Bontang (LAKB) Kalimantan Timur sudah ditangan. SK Pengurus LAKB tersebut disahkan langsung oleh Adji Pangeran Hario Soerya Adi Kesuma selaku pangeran dari Kesultanan Kutai. Keputusan ini tentunya membuat perasaan pengurus LAKB Bontang bisa bernapas lega, pasalnya legalitas yang dinanti-nantikan sudah berada di tangan ketua pengurus LAKB Kota Bontang.
Ketua terpilih LAKB, Ismail, mengatakan langkah selanjutnya setelah terbitnya SK tersebut ialah pengurus akan siap bekerja untuk mewujudkan visi lembaga dengan mengupayakan pelestarian nilai budaya Kutai.
"Kami akan melakukan langkah awal untuk mengupayakan pelestarian nilai budaya Kutai, yang mampu berdampingan dengan etnis lain untuk mengisi, dan menghiasi destinasi wisata adat menuju Bontang hijau, Bontang cerdas, dan Bontang kreatif,” kata Ismail saat ditemui dikantornya, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (8/6/2016).
Selaku Ketua, Ismail pun berjanji akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Bahkan dalam kepemimpinannya kedepan, ia akan berinovasi dengan membuat kegiatan yang berbeda dari pengurus sebelumnya.
"Jika pengurus sebelumnya identik hanya mengurus pesta Erau, maka pengurus yang baru, selain akan menggali nilai-nilai budaya Kutai lainnya untuk dipublikasikan, serta akan melakukan berbagai kegiatan yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Bontang dan perusahaan sekitarnya,” jelasnya.
Ismail mengimbuhkan, harmonisasi dengan Pemerintah Kota Bontang dan perusahaan, perlu terus ditingkatkan karena pihaknya sadar bahwa Lembaga ini besar dikarenakan peran dan partisifasi dari keduanya.
“Maka dari itu komitmen pengurus LAKB untuk melaksanakan misi lembaga juga harus dituangkan secara tertulis. Sehingga seluruh pihak yang berkepentingan dapat lebih mengenal dan mengetahui perannya masing-masing, serta program-program LAKB dan hasil yang kami peroleh dimasa mendatang,” ujarnya.
Ismail mengungkapkan, kedepan LAKB juga berupaya untuk mewujudkan misi yang dimiliki, yakni untuk meningkatkan semangat kebersamaan, mencintai, dan mempertahankan nilai budaya Kutai di Kota Bontang.
“Sesuai rencana visi misi kami, yaitu mengembangkan nilai budaya Kutai yang Berbasis kegiatan kesenian dan olah raga tradisional, kemudian meningkatkan kualitas penyelenggaraan pesta budaya Kutai di Kota Bontang dan juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dari warga yang mengelola budaya Kutai,” pungkasnya.

