PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Republik dan Demokrat Tak Akur, Pemerintah AS Tutup

Home Berita Republik Dan Demokrat Tak ...

Republik dan Demokrat Tak Akur, Pemerintah AS Tutup
Donald Trump (Foto CNN)

EKSPOSKALTIM.com, New York - Pemerintah Amerika Serikat masih tetap tutup sampai hari ini setelah baik Republik maupun Demokrat sama-sama enggan mengatasi kebuntuan yang mendominasi genap satu tahun pemerintahan Presiden Donald Trump.

Republik dan Demokrat saling sandera dalam penutupan layanan pemerintah ini dan berbalas tuduhan mengenai siapa yang tak berniat baik untuk berunding, bahkan ketika sebuah kelompok bipartisan setuju untuk menyatakan kesepakatan kepada para pemimpin partai akhir pekan ini.

Jumat tengah malam lalu pemerintah terpaksa tutup untuk pertama kali sejak 2013 setelah Partai Republik tidak mendapatkan suara yang cukup untuk meloloskan anggaran jangka pendek karena perdebatan soal imigrasi.

Baca Juga: Rayakan Reformasi Pajak AS, Seluruh Pegawai Apple Dapat Bonus Rp 33,5

Penutupan layanan pemerintah ini telah merusak rencana Republik merayakan satu tahun pemerintahan Trump. Trump sendiri terpaksa tak menghadiri sebuah pesta di Mar-a-Lago, Sabtu kemarin, rencananya menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos pekan depan pun batal.

Pemimpin mayoritas Senat, Mitch McConnell dari Partai Republik, mengkritik Chuck Schumer, petinggi Demokrat di Senat, karena menjadi penyebab penutupan layanan pemerintah.

Jumat minggu ini Senat kekurangan 10 suara untuk meloloskan RUU pendanaan empat pekan yang diajukan kubu Republik di Kongres. Setelah lima politisi Demokrat dan lima Republik pindah haluan, kini mustahil mendapatkan 60 suara untuk menghentikan debat mengenai hal ini dan menggelar pemungutan suara final.

Baca Juga: Rusia Mulai Tarik Pasukan Dari Kawasan Barat Laut Suriah

Penutupan layanan pemerintah ini adalah yang keempat dalam 25 tahun terakhir, dan yang pertama terjadi ketika satu partai, dalam konteks ini Partai Republik, meguasai baik legislatif maupun eksekutif.

Kebanyakan wakil rakyat dari Demokrat menolak mendukung RUU ini karena tak ada kaitannya dengan perlindungan “Dreamers”, yakni 800.000 orang yang masuk ke AS semasa masih kecil, yang sekarang menghadapi ancaman dideportasi Trump.

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: DPC Hanura Bontang Serahkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Berebas Pantai

ekspos tv

VIDEO: Sambut Tahun 2018, Kepala Adat Besar Kutai Kutim Ajak Paguyuban Tingkatkan Kebersamaan

ekspos tv

VIDEO: Awali Tahun 2018, Disporapar Bontang Tempati Gedung Baru

ekspos tv


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :