EKSPOSKALTIM, Bontang - Peningkatan dan pemaksimalan fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Kota Bontang kini tidak lagi menjadi tanggung jawab sekolah saja, melainkan melibatkan berbagai instansi, sekolah dan masyarakat.
Bahkan masing-masing kecamatan dan kelurahan di Kota Bontang memiliki peran yang strategis, dalam tatanan struktur organisasi pelaksanaan UKS di sekolah-sekolah di setiap wilayahnya.
Camat Bontang Utara Zemmy Hasz mengatakan, keterlibatan peran kecamatan maupun kelurahan di Bontang dalam struktur UKS menurutnya sangatlah penting. Sebab, perwakilan pemerintah yang terdekat dengan lapisan masyarakat adalah kecamatan dan kelurahan.
Baca juga: Pembangunan Kantor Lurah Bontang Baru Ditargetkan Rampung Awal 2018
"Memang untuk mewujudkan itu semua harus sinergi satu sama lain," ungkapnya kepada Ekspos Kaltim saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/11) siang.
Selaku pembina dalam struktur organisasi tim pelaksana UKS di sekolah, menurut Zemmy adalah amanah baru yang diberikan sebagai penyambung tangan-tangan pemerintah ke masyarakat.
Diakuinya tugas tersebut tidak akan dijadikan suatu alasan untuk terbebani dengan banyaknya tugas-tugas sebagai pelayan masyarakat. "Saya kira tidak ada masalah, kita kan bisa bersama-sama menjalankan amanah itu," tandasnya.
Senada, Kasi Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang, Badi, mengatakan keterlibatan banyak pihak dalam sistem pelaksanaan UKS ini sangatlah baik, menunjang pengoptimalan di setiap penanganan bidang per bidang.
"Maka nanti ada tugasnya masing-masing, baik itu kecamatan, puskesmas, sekolah, dan masyarakatnya," jelasnya usai kegiatan sosialisasi UKS.
Berita terkait: Dukung Peningkatan Kesehatan, Bontang Utara Fasilitasi Sosialisasi UKS Se-Kecamatan
Adapun peran dari masing-masing pihak yang terlibat dalam struktur organisasi UKS tersebut antara lain, Pembina Tim UKS dijabat Kecamatan/Kelurahan, Ketua Tim UKS dijabat Kepala Sekolah, Sekretaris 1 dari Guru UKS dan Sekertaris 2 yakni Ketua Komite Sekolah.
"Nah, nanti juga ada masing-masing anggota yang melaksanakan tugas-tugas sesuai bidang, seperti unsur petugas puskesmas, unsur komite sekolah, unsur guru, dan unsur siswa," terang dia.
Ada 3 rencana capaian yang harus direalisasikan tim tersebut, yakni rencana jangka pendek (1 tahun), jangka menengah (2-3 Tahun) dan jangka Panjang (4-5 Tahun). "Kita mulai dari peningkatan pengetahuan kesehatan, sarana dan prasarana kesehatan , pembinaan kesehatan, dan berujung pada perubahan perilaku," tutupnya. (Adv)
VIDEO: Peringatan Hari Pahlawan ke 72 Berlangsung Khidmat
ekspos tv

