EKSPOSKALTIM, Mahulu - Ashar di Kampung Ujoh Bilang, Mahakam Ulu (Mahulu), mencekam. Si-jago merah mengamuk di depan kantor Koramil-03 Long Bagun. Empat bangunan ludes terbakar. Satu diantaranya kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (PMP2T) Mahulu.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/10). Pantauan Ekspos Kaltim, api bermula dari salah satu rumah warga di RT 08. Di samping rumah itu ada kantor DPMP2T Mahulu dan toko perhiasan emas. Semua bangunan tersebut terbuat dari material kayu. Kondisi ini membuat api rakus melahapnya.
Hal itu membuat lapisan elemem masyaraka mulai dari TNI, Polisi, Ormas, petugas kebakaran hingga warga, berbondong-bondong ke lokasi kebakaran. Semua bahu-membahu memadamkan api yang sedang membara itu.
Ada yang menyedot air Sungai Mahakam menggunakan pompa. Ada yang menyiram api dengan ember. Ada yang menyelamatkan barang-barang. Namun, ada pula yang sekedar menyaksikan.

Seluruh lapisan masyarakat bergotong-royong memadamkan api
Seorang remaja perempuan, tak kuasa menahanan tangis melihat kebakaran tersebut. Tubuhnya gemetar. Air matanya mengalir deras. Seketika dia pingsan. Perempuan berparas ayu itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Ujoh Bilang dengan mulut ditutupi masker tabung oksigen.
Kebakarannya sekitar jam 4 (sore),” kata warga Ujoh Bilang, Arie Kusuma (26).
Api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Total, ada empat bangunan hangus terpanggang sia-sia. “Petugas kebakarannya lambat. Satu jam setelah kebakaran baru datang,” keluh warga tadi.
Belum diketahui pasti apa pemicu kebakaran, karena kebakaran tersebut masih dalam investigasi pihak berwenang. Namun, tersiar kabar kebakaran terjadi karena arus pendek listrik.
Dugaan sementara karena konsleting listrik,” kata salah seorang petugas Polsek Ujoh Bilang di lokasi kebakaran.
Diketahui, pasca kebakaran tersebut, instansi terkait mendirikan Posko Kebakaran di halaman Koramil-03 Long Bagun.
VIDEO: Iklan Pesta Adat Pelas Tanah 2017 Kutai Timur
ekspos tv

