EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mengusulkan agar pengelolaan Stadion Batakan nantinya dapat melalui pihak ketiga.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin, meminta agar Pemkot Balikpapan aktif mendorong perusahaan yang ada di Kota Minyak untuk berpartisipasi dalam pengelolaan stadion senilai Rp 1,2 triliun ini.
“Kami tentu berharap stadion yang dibangun dengan APBD ini dapat berkontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujarnya, Selasa (12/9).
Ia tak sepakat jika pengelolaan Stadion Batakan ke depan masih menggunakan kas daerah. Politikus Gerindra ini mengatakan, masih banyak yang harus diurus oleh Pemkot Balikpapan selain stadion.
“Saya yakin banyak yang mau mengelola, apalagi kalau kita lihat kemarin animo masyarakat menyaksikan Persiba yang begitu luar biasa. Ditambah stadion ini kan sangat cantik dan megah,” terang dia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan Tara Allorante menyebut, sampai akhir kompetisi musim ini, pihaknya ditunjuk sebagai pengelola sementara.
Ia tak menutup kemungkinan pengelolaan akan diberikan kepada pihak ketiga.
“Kami akan kaji dulu seperti apa mekanismenya,” terang dia usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan DRPD Kota Balikpapan, kemarin.
Selain opsi pihak ketiga, Tara mengaku opsi lain adalah tetap dikelola oleh Pemerintah Kota Balikpapan dengan membentuk unit pengelola Stadion.
Pihaknya juga akan segera melakukan kajian terkait mekanisme pengelolaan stadion. Rujukannya, seperti stadion Gelora Bung Karno (GBK) di DKI Jakarta, Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Bandung maupun Gelora Sriwijaya di Palembang.

