EKSPOSKALTIM, Balikpapan- Pasca eksekusi kios pedagang di Pelabuhan Semayang, PT Pelindo IV Balikpapan akan menata dan menambah fasilitas pelabuhan demi kenyamanan calon penumpang.
Lahan bekas kios pedagang di sisi laut Pelabuhan akan dibangun kanopi untuk jalan calon penumpang menuju ruang tunggu terminal keberangkatan.
General Manager Pelindo IV Balikpapan Baharuddin M mengatakan, dengan penertiban lahan akan semakin memudahkan penataan pelabuhan seluas 4 hektare itu menuju pelabuhan bertaraf internasional.
Diketahui, salah satu syarat pelabuhan berlabel internasional adalah bersih dari keberadaan pedagang kaki lima (PKL) untuk mendapatkan kode keamanan Internasional terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan atau The International Ship and Port Facility Security Code – ISPS Code.
Syarat ini merupakan aturan menyeluruh mengenai langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan terhadap kapal dan fasilitas pelabuhan.
"Kita akan segera benahi dengan menambahkan kanopi sebagai jalan masuk penumpang. Selain itu, lahan juga akan kita manfaatkan untuk parkir kendaraan. Kan selama ini parkir banyak di luar juga. Tidak ada kapal saja cukup mengganggu sampai menimbulkan kemacetan. Apalagi kalau ada kapal masuk," kata Baharuddin ditemui di sela eksekusi, Selasa (1/8).
Pembongkaran kios yang dimulai pukul 09.00 Wita setelah apel petugas gabungan kepolisian, Satpol PP dan karyawan Pelindo berlangsung lancar.
Meski sempat ada perlawanan dari pedagang, petugas berhasil membujuk puluhan pedagang untuk meninggalkan lokasi sebelum pembongkaran.
Sebanyak 93 kios diratakan tanah menggunakan tiga unit forklift. Sehari sebelumnya, 11 kios sudah lebih dulu dibongkar oleh pemiliknya. Pelindo menepati janjinya memberikan tali asih sebesar Rp2 juta bagi pedagang yang membongkar sendiri kios miliknya.
"Untuk yang kita bongkar hari ini tetap kita berikan, tapi tidak sebesar yang sudah berinisiatif membongkar sendiri," terang Baharuddin.
Selama eksekusi berlangsung, Pelindo juga menyediakan 5 unit truk untuk mengangkut barang dagangan milik pedagang.
Terkait penawaran 5 kios yang dijanjikan Pelindo untuk pedagang masih menunggu komunikasi perwakilan pedagang.
Seperti diketahui, Pelindo sebagai pengelola pelabuhan menyediakan 5 petak kios berukuran 2x3 meter jika ada pedagang yang masih ingin berjualan di dalam pelabuhan.
Kios tersebut terletak di lantai 2 terminal keberangkatan bersama 5 petak lainnya yang diperuntukkan bagi asosiasi penunjang kegiatan di pelabuhan.
"Tapi harus ikut aturan kita, tidak boleh lagi seperti sekarang ini. Tidak ada aktivitas goreng-menggoreng nantinya. Ini akan membahayakan penumpang, pelabuhan dan tentu saja kapal yang bersandar," sebutnya.
Seperti diketahui, Pelabuhan Semayang Balikpapan mulai merubah wajah sejak 2016 lalu. Beberapa fasilitas pendukung dipercantik, seperti ruang tunggu yang mampu menampung 3000 calon penumpang.
Ruang tunggu pelabuhan juga dilengkapi pendingin udara dan beberapa monitor yang menampilkan jadwal kapal dan informasi cuaca. Renovasi ini disebut memakan biaya Rp25 miliar.

