07 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Miris, Perceraian Pemicu AF Setubuhi Anak Kandungnya


Miris, Perceraian Pemicu AF Setubuhi Anak Kandungnya
KRIMINAL: Polisi memperlihatkan tersangka AF saat merilis kasus ini. AF membelakangi wartawan dengan tangan terborgol dengan tersangka kasus kejahatan lain.

EKSPOSKALTIM, Kutim - AF (42) pelaku penelantaran bayi perempuan berusia satu bulan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga, Sangatta tak menampik jika bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan anak kandungnya sendiri, DFN (16).

Kepada awak media AF juga mengaku telah menggauli anak gadisnya itu atas dasar paksaan. Diketahui DFN sendiri merupakan sulung dari empat bersaudara. Tiga orang adiknya tinggal bersama neneknya. 

Kata AF, ia mulai melakukan tindakan bejat itu sejak bercerai dengan ibu DFN pada 2012 lalu. “Awal perceraian dia (DFN) masih ikut tinggal bersama ibunya,” ujar AF sambil tertunduk malu kepada awak media, Rabu (19/04) siang di Mapolres Kutim. 

Namun karena ibunya kembali menikah dengan pria lain DFN memutuskan tak ingin tinggal dengan ayah tirinya. "Satu tahun kami telah bercerai. Mantan istri saya datang menemui saya dan memberikan nomor telpon saya kepada anak kami, kemudian anak itu nelpon terus katanya mau ikut sama saya jadi saya ambil. Itu 2013 lalu," jelas pria yang berprofesi sebagai buruh ini. 

Sebelum timbul niat jahat, AF merawat DFN layaknya seorang bapak. Ia juga kembali menyekolahkan DFN hingga kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Mengenai tindak asusila yang dilakukan, berdasarkan keterangan polisi, DFN rela disetubuhi AF karena ancaman akan ditelantarkan oleh ayahnya. 

Kali pertama menyetubuhi anaknya, AF mengaku sedang dalam pengaruh minum-minuman keras. “Ya saya sedang mabuk saat itu abis minum sama teman,” kata pria berkumis dengan suara serak parau.  

"Karena dia takut akhirnya nurut dan hubungan ini pun berkelanjutan terus menerus hingga kini dan akhirnya ia hamil anak darah daging saya sekaligus cucu," katanya. 

Bukan penyelesan namanya jika datang di awal, begitu kata AF. “Saya menyesal sudah melakukan itu. Ini sudah terjadi, jadi berani melakukan harus berani bertanggung jawab," sambungnya.  

Sementara itu atas tindakan bejat ayahnya sendiri, DFN sendiri tengah menjalani rehabilitasi di Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) Kutai Timur. Sementara sang bayi yang belakangan dinamai Ananda Salsabila itu kini sudah diserahkan ke Dinas Sosial Kutim. 

Atas perbuatan bejatnya AF dikenakan pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 Junto Pasal 76E dan 76D dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara dan denda Rp 5 miliar karena melanggar UU perlindungan anak no 35 tahun 2014.

Reporter : Nirwana    Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

5%0%0%0%0%19%0%78%


Comments

comments


Komentar: 0