EKSPOSKALTIM, Mahulu- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahulu tahun ini mendapat kucuran dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sebesar Rp 1,1 miliar lebih untuk pengadaan bibit kakao.
Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Mahulu Dodit Agus Riyono mengatakan, dana sebesar itu masih terbilang sedikit karena hanya cukup untuk 50 hektare lahan.
“Kalau bisa lebih dari 50 hektare," katanya saat ditemui di kantornya, Jalan Poros Ujoh Bilang-Long Bagun, Jum'at (7/4).
Ia mengatakan, rencana pengadaan bibit kakao sebanyak 77.300 batang dengan luasan lahan 50 hektare akan didatangkan dari Jember, Jawa Timur yang merupakan pusat kakao dan kopi unggulan.
"Kita memang cari daerah yang miliki bibit unggulan, seperti di Jember. Kenapa saat ini kita lebih prioritaskan menanam kakao, karena masyarakat di Mahulu saat ini lebih cepat mendapatkan penghasilan dari kakao selain dari padi dan pohon karet," katanya.
Pada tahun sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga mendapat dana APBD pengadaan bibit kakao yang kurang lebih sama dengan tahun ini.
"Tahun lalu pengadaan bibit kakao seratus persen rampung. Bibit itu kita tempatkan di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun. Tahun ini kita belum tahu lahannya dimana," ucapnya.
Saat ini, secara keseluruhan luasan lahan kakao yang ada di Mahulu sudah mencapai 854 hektare lebih. Meski begitu, hasil panen kakao ini setiap bulannya hanya 26 kilogram per hektare.
"Kalau untuk bibit bantuan dari pemerintah sejak 2014 lalu belum ada yang kita panen. Saat ini yang dipanen itu kakao tanaman masyarakat sendiri yang sudah lama sebelumnya. Makanya panennya hanya sedikit karena petani masih belum terlalu paham dan masih menggunakan cara tradisional," tuturnya.
Ia optimis, jika bibit dan pohon kakao bantuan pemerintah tersebut sudah bisa dipanen, hasil panen kakao di Mahulu akan lebih maksimal. Pasalnya, bibit tersebut merupakan bibit kakao unggulan dengan harga per pohonnya sekitar Rp 13 ribu.
"Kualitasnya akan lebih baik, karena prosesnya pun tidak tradisional lagi," tutupnya.

