PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dua Siswa Kelas 5 SD Hanyut di Melak Belum Ditemukan

Home Berita Dua Siswa Kelas 5 Sd Hany ...

Dua Siswa Kelas 5 SD Hanyut di Melak Belum Ditemukan
M Yusuf (kiri) dan Ihsan (kanan). (Ist)

EKSPOSKALTIM, Kubar - Dua siswa kelas 5 Sekolah Dasar (SD) Melak hanyut saat tengah berenang di sekitar Pelabuhan Melak, Kutai Barat (Kubar) Jumat (25/3) kemarin pukul 15.00 siang. Kedua korban bernama M Yusuf ( 10), dan Ikhsan (10).

Pantauan terbaru ruang lingkup operasi pencarian dilaksanakan 2 Kilometer kearah Hulu dan 7 Km kearah Hilir dari titik lokasi kejadian. "Kami melakukan penyisiran bibir sungai dan anak-anak sungai yg berada di sepanjang jalur pencarian," kata Octa.

Sampai sejauh ini tim penyelamat dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Kaltim-Kaltara di Balikpapan dibantu relawan Tanggap Darurat Bencana (Tagana) Kubar masih melakukan penyisiran di area dermaga berjarak sekitar 15 menit dari Sendawar, ibukota Kubar.

"Kami dapat informasi musibah anak tenggelam ini sekitar pukul 15.55. Setelah dicek ternyata infonya valid, anggota langsung merapat kesana," jelas Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Mujiono bersama Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Octavianto kepada EKSPOSKaltim.

Berdasarkan pendalaman yang dilakukan, didapati kronologis kejadian bermula saat kedua korban bersama satu orang rekan lainnya usai mengikuti kegiatan olahraga di sekolah. Cuaca cukup panas, ketiganya memutuskan untuk berenang di sekitar area Pelabuhan Melak. Kata Kasi Ops, seorang saksi yang bernama Mariyono melihat ketiganya bermain di sekitar anak tangga dermaga tersebut.

M Yusuf merupakan bocah yang kali pertama terjun ke sungai. Ternyata, kedua rekannya tak mengetahui jika Yusuf tak bisa berenang. Salah seorang rekan Yusuf pun mencoba menolong dan berhasil menggapai anak tangga di tepi sungai. Namun sudah sampai di tepi keduanya diduga lemas dan lantas tak kuat menahan derasnya arus Sungai Mahakam saat itu. Mereka berdua sama-sama hanyut terbawa arus sungai.

"Informasinya pegangan terlepas karena tidak kuat menahan arus bawah air sungai yang dari hulunya memang deras, " jelas Octa.

"Saat ini kita masih terus lakukan penyisiran untuk mencari tahu keberadaan kedua korban ini," ujar mantan Kepala Seksi Urusan Umum Basarnas Kaltim-Kaltara ini.

Dari pantuan media ini air sekitar kawasan sungai yang mengalir ke arah hilir Sungai Mahakam tengah pasang dalam keadaan tinggi. Sejauh ini juga tampak perahu milik masyarakat hilir-mudik membantu proses pencarian.

Dari Basarnas sendiri sarana peralatan pencarian yang diturunkan meliputi satu unit Rubber Boat, peralatan penyelaman, dan beberapa personel yang diangkut menggunakan truk Basarnas Kaltim-Kaltara.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :