PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pertamina Jaring Investor Bentuk Konsorsium Pembangunan Kilang Minyak Bontang.

Home Berita Pertamina Jaring Investor ...

Pertamina Jaring Investor Bentuk Konsorsium Pembangunan Kilang Minyak Bontang.
(Dari kiri) CEO PT Badak NGL Yhenda Permana, Wakil Ketua DPRD Bontang Etha Rimba Paembonan, Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan Tandi Payung dan Direktur Suplai Pertamina Daniel Purba.

EKSPOSKALTIM, Jakarta- Pertamina dipastikan membuka pintu bagi investor dalam pembentukan konsorsium pembangunan kilang minyak di Bontang.

Beberapa negara seperti Cina, Rusia, Jepang dan Arab Saudi disebut-sebut tertarik membangun Kilang minyak berkapasitas 300 ribu barel ini.

Investor dari negara-negara ini ikut menghadiri Project Expose Grass Root Refinery Bontang yang dibuka CEO Pertamina Yenni Andayani di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Selasa (28/2) malam.

Proyek strategis nasional yang diperkirakan menelan biaya pembangunan sekitar Rp 130 triliun ini akan dibangun di atas lahan seluas 460 hektare.

Pertamina pun menyatakan niat akan memulai pembangunan pada 2019 dan diharapkan selesai pada tahun 2023 mendatang.

 “Pertamina menargetkan April 2017 nanti framework agreement (kerangka kerja sama) selesai dan kemudian Desember 2017 akan Memorandum of Understanding (MoU),” kata Henry Pailan Tandi Payung melalui telepon seluler kepada EKSPOSKaltim.

Dengan dibangunnya refinery ini, kata dia, diharapkan pada 2023 mendatang Indonesia mampu memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak dalam negeri dan tidak lagi melakukan impor.  

“Mengingat saat ini separuh dari kebutuhan BBM dalam negeri dipenuhi oleh kuota impor,” sebutnya, yang hadir mewakili DPRD Kaltim.

Dalam pertemuan itu juga disebut bahwa Pertamina hanya akan memiliki saham kurang dari 35 persen dari konsorsium yang ada.

Tetapi untuk operasional dan pemasaran hasil produksi tetap menjadi tanggung jawab Pertamina.

Diharapkan hasil produksi kilang ini juga akan di ekspor ke negara lain seperti, Filipina, Australia, dan lainnya.

Perkembangan Kota Bontang sebagai kota industri memang menjadi dari daya tarik investor melakukan investasi besar-besaran.

Menurut Politisi Partai Gerindra itu, hal ini juga ditunjang infrastruktur yang sudah banyak tersedia di Bontang, seperti bandara, pelabuhan, perumahan, sekolah, dan perkantoran.

Sementara terkait RTRW, Wakil Ketua DPRD Kaltim itu menyarankan Pemkot dan DPRD Bontang segera melakukan perubahan sesuai dengan kebutuhan Pertamina.

“Kita serahkan kepada pemkot dan dewan. Silakan bentuk pansus atau tim untuk menyelesaikan perubahan (RTRW) tersebut,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Bontang Etha Rimba Paembonan mengatakan siap mengawal  dan sangat mendukung proyek nasional ini.

Dia berharap pembangunan kilang minyak di Bontang segera terwujud agar terjadi multiplier effects bagi perekonomian dan masyarakat Bontang. (ADV)


Editor : Benny Oktaryanto

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :