EKSPOSKALTIM, Mahulu - Setiap alat transportasi baik darat, udara maupun air pasti memiliki masing-masing potensi trouble (kendala) yang setiap saat dapat terjadi bila digunakan.
Tidak terkecuali bagi speedboat yang sekarang ini menjadi alat transportasi air paling diminati di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Untuk meminimalisir resiko kecelakaan penggunaan transportasi ini, Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Alfred menekankan pemakaian speedboat wajib sesuai prosedur pemakaian.
"Tidak boleh melebihi kapasitas penumpang yang sudah ditentukan, karena ini menyebabkan kecelakaan," tegas Alfred saat ditemui di kantornya, Jalan Apo Medo, Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Senin (24/10) siang.
Kendati demikian, ia tak menampik jika kendala acap kali ditemui saat air sedang surut. Olehnya, perlu meningkatkan kewaspadaan untuk mengangkut penumpang berlebihan saat air dalam keadaan surut.
"Ini bukan berarti faktor kelalaian dan kesengajaan, tapi kalau misalkan air lagi surut, ranting itu banyak dan membuat kipas speed boad tersangkut, dan bisa saja membuat mesin pecah," tukasnya.
Para motoris ataupun nahkoda speedboad juga ditekankan untuk lebih memprioritaskan keselamatan penumpang ketimbang nilai komersialnya (keuntungan).
"Selama ini belum ada temuan kendala-kendala yang cukup berarti, tapi kita harus tetap safety dan mengantisipasi," tutupnya. (Adv)

