PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

SIDAK KEMENAG BONTANG, PONDOK PESANTREN SUBULANA AKUI TELAH ISLAH

Home Berita Sidak Kemenag Bontang, Po ...

SIDAK KEMENAG BONTANG, PONDOK PESANTREN SUBULANA AKUI TELAH ISLAH
(Foto Endar)

EKSPOSKALTIM, Bontang-  Menindak lanjuti kasus pencambukan yang terjadi di Pesantren Subulana, Bontang Lestari (Sekambing) Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (12/4/2016) lalu. Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bontang yang dipimpin oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Farhurrahman, langsung melakukan sidak ke Pesantren tersebut, sekitar pukul 10.00 wita, Kamis (15/4/2016), dan disambut oleh Muslim selaku Kepala pondok pesantren tersebut.

Dalam sidak itu, Kemenag Bontang meminta klarifikasi terkait kasus pencambukan yang terjadi beberapa hari lalu. Tak hanya itu, Pihak Kemenag juga meminta kepada pengelola pesantren untuk segera menyelesaikan izin operasional pesantren, agar Kemenag Bontang dapat mengetahui secara gamblang terkait tata tertib, peraturan, proses kegiatan belajar, serta segala sesuatu yang dilakukan Pondok  Pesantren Subulana selama berada dalam pengawasan Kementrian Agama Kota Bontang.

“Yang pertama pondok pesantren ini belum ada izin opereasionalnya, dengan ini mudah-mudahan pihak pesantren segera mengurus dan menyelesaikan legalitasnya,” ujar Kepala Seksi Pendidikan Islam Faturrahman, saat ditemui usai pertemuan tersebut berlangsung.

Kementerian agama juga berharap agar Pesantren Subulana mampu menjalankan fungsinya sebagai pondok pesantren yang memberikan pendidikan agama yang kuat untuk anak-anak bangsa, serta tidak mengulangi kejadian seperti ini di kemudian hari.

”Mengenai kasus pencambukan santri, kita sudah mendapat penjelasan bahwa kasus ini sudah di selesaikan secara kekeluargaan, karena menurut pengakuan pengurus yayasan, pihaknya telah melakukan kunjungan terhadap orang tua para siswa untuk meminta maaf atas apa yang terjadi,” ungkap Faturrahman.

Sementara itu, Kepala sekolah Pesantren Subulana,  Muslim, saat ditemui Eksposkaltim menjelaskan bahwa, pelaku pencambukan sendiri saat ini sudah di non aktfikan  di Pesantren Subulana sampai jangka waktu yang belum tentukan. Selain itu, pihaknya juga meminta maaf kepada publik khususnya orang tua korban atas adanya kejadian ini.

“Insya allah kasus ini akan kami selesaikan secara kekeluargaan, dan kami pun sudah mendatangi pihak keluarga para santri untuk meminta maaf, agar tidak ada lagi kesalah pahaman antara keluarga korban dan pihak pesantren,” jelasnya. (*)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%100%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :