28 Oktober 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Program Bedah Rumah Dinilai Efektif Berantas Persoalan RTLH Di Bontang Lestari


Program Bedah Rumah Dinilai Efektif Berantas Persoalan RTLH Di Bontang Lestari
ilustrasi (DOK. EKSPOSKALTIM)

EKSPOSKALTIM, BontangBeberapa hari lalu Kelurahan Bontang Lestari kembali melakukan sosialisasi terkait Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) atau bantuan bedah rumah untuk warga masyarakat Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.

Kepala Kelurahan Bontang Lestari Rendy Iriawan mengatakan sejak pertama kali program BSPS ini diluncurkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terbukti mampu memberikan konstribusi signifikan dalam memberantas persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Bontang Lestari.

"Kegiatan BSPS ini pertamakali dimunculkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dan alhamdulillah, ditahapan petama di Kota Bontang, Bontang Lestari itu mendapatkan jatah sebanyak 30 rumah,” kata Rendy  dalam acara sosialisasi tersebut, Jumat (16/9) pagi. 

Diimbuhkannya, kegiatan seperti ini sudah sangat membantu pihak pemerintah daerah untuk menyelesaikan rumah  tidak layak huni pada warga di Bontang Lestari. Sejak tahun 2013, sedikitnya sudah 300 rumah tak layak huni yang telah ditangani melalui kegiatan seperti ini. 

“Jika hitung, sejak 3 tahun yang lalu sudah 300 rumah tidak layak huni sudah bisa tercover, baik itu  bantuan rumah tidak layak huni dari Kementrian Sosial yang setiap tahun didapat maupun dari dinas pekerjaan umum provinsi Kalimantan timu rmelalui APBD Provinsi. Pada tahun ini dari bantuan Stimulant Perumahan Swadaya,” ucapnya

Jika melihat database yang ada di Kelurahan Bontang Lestari, sisa rumah yang belum tercakup dalam kegiatan ini sebanyak 50 rumah. Namun akan kembali diajukan pada tahun 2017, agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat dari program tersebut. 

Dijelaskannya, kegiatan sosialisasi yang dilakukan tersebut merupakan sosialisasi tahap kedua, tahapan pembukaan rekening bagi penerima manfaat program. Dalam sosialisasi ini penerima manfaat diinfokan bahwasanya tidak ada pungli dalam program ini. 

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini, hanya beberapa materai saja yang menjadi tanggungan si penerima manfaat. Jika dihitung, nilai materainya sebesar Rp50 ribu.  Hanya itu saja yang kita minta, dan tidak ada pungli – pungli dalam kegiatan seperti ini,” tegasnya.

Reporter : Ismail    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0