EKSPOSKALTIM, Bontang - Seorang anggota Polres Bontang berinisial AK menjadi sorotan setelah dituding komika asal Jakarta, Mega Salsabila, melontarkan ujaran kebencian dan kata-kata tidak pantas melalui akun anonim di media sosial.
Dalam video yang diunggah Mega, ia mengaku kerap menerima komentar bernada hinaan hingga tuduhan tanpa dasar dari sejumlah akun anonim setiap kali mengunggah konten terkait oknum.
Penasaran dengan identitas di balik akun tersebut, Mega kemudian melakukan penelusuran. Hasilnya, salah satu akun yang diduga kerap melontarkan komentar negatif ternyata milik anggota polisi di Bontang.
"Jadi setiap gua ngupload konten tentang oknum selalu ada akun-akun kosong yang menghina gua, mem-bully gua, bahkan dia udah bikin ujaran kebencian, memfitnah sampai bikin tuduhan tanpa dasar. Karena gua penasaran, gua cari tahu siapa sih orang di balik akun-akun kosong ini dan lu tahu siapa? Itu adalah polisi," ungkap Mega.
Setelah persoalan viral, AK disebut telah menyampaikan permintaan maaf kepada Mega.
Anggota polisi itu juga membuat surat pernyataan permintaan maaf bermaterai dan menghubungi Mega melalui sambungan telepon WhatsApp.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Bontang, Kompol Awan Kurnianto, mengatakan persoalan antara AK dan Mega telah diselesaikan melalui komunikasi langsung.
"AK telepon Mbak Mega untuk meminta maaf dan Alhamdulillah sudah selesai," ujarnya, Senin (26/10/2026).
Meski telah selesai, Awan mengingatkan seluruh anggota Polres Bontang agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku, termasuk saat menggunakan media sosial.
Menurutnya, tindakan tidak tepat dapat merugikan diri sendiri maupun institusi kepolisian.
"Kami berikan sanksi berupa teguran kepada AK," tutupnya.

