Jalur pembentukan awan hujan membentang hingga Kalimantan Selatan pada Selasa (18/8), sementara cuaca di Samarinda diprakirakan hanya berawan
EKSPOSKALTIM, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Selasa (18/8). Meski tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami hujan sangat lebat disertai petir dan angin kencang, BMKG mencatat adanya sejumlah jalur konvergensi yang berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan.
Prakirawan BMKG Medayu Bestari menjelaskan salah satu daerah konvergensi terpantau memanjang dari Sulawesi Selatan hingga Kalimantan Selatan. Kondisi ini dapat meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di wilayah yang dilalui.
Selain itu, jalur konvergensi juga terdeteksi membentang dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat serta di perairan timur Kalimantan Utara.
BMKG memprakirakan sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi mengalami hujan ringan, antara lain Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Serang, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya.
Sementara itu, untuk Kalimantan Timur, cuaca di Samarinda diprakirakan didominasi kondisi berawan sepanjang hari.
Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di sejumlah kota besar lainnya seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Merauke.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG karena dinamika atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu, terutama di wilayah yang berada di sekitar jalur konvergensi.


