PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dishub Samarinda Ancam Batalkan Event di Teras Samarinda Jika EO Tak Sediakan Shuttle Bus

Home Berita Dishub Samarinda Ancam Ba ...

Dishub Samarinda mengancam membatalkan event di Teras Samarinda jika EO tidak menyediakan shuttle bus. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan maraknya jukir liar.


Dishub Samarinda Ancam Batalkan Event di Teras Samarinda Jika EO Tak Sediakan Shuttle Bus
ilustrasi. Dishub Samarinda wajibkan masyarakat hindari parkir sembarangan di area Teras Samarinda untuk mengentaskan praktik jukir liar. (Ekspos Kaltim/Sintya)

EKSPOSKALTIM, SAMARINDA — Kawasan Teras Samarinda dipastikan akan menjadi pusat perhatian menyusul digelarnya sebuah event yang berlangsung mulai hari ini hingga 31 Mei 2026. Potensi semrawutnya lalu lintas dan serbuan juru parkir (jukir) liar pun membayang-bayangi ikon Samarinda ini.

Merespons hal tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda mengambil langkah tegas. Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban (Daltib) Lalu Lintas Dishub Kota Samarinda, Duri, pada EksposKaltim, Jumat (29/5/2026).

Duri tidak menampik bahwa daya tampung parkir di Teras Samarinda sangat terbatas untuk menyerap lonjakan kendaraan pengunjung event. Ditambah lagi dengan adanya aktivitas reguler masyarakat di area tersebut.

"Karena di situ juga ada kafe dan UMKM," ungkap Duri.

Sebagai solusi mutlak, Dishub mewajibkan panitia penyelenggara dan sebagian masyarakat untuk memarkirkan kendaraan di Gedung Pasar Pagi. Area depan Teras Samarinda pun ditegaskan harus steril dan bebas dari hambatan lalu lintas.

Untuk menjembatani jarak tersebut, EO diwajibkan menyediakan fasilitas shuttle bus. Namun dalam koordinasi terakhir, Dishub memberikan dispensasi taktis terkait armada angkutan. Hal ini bertujuan agar kuota parkir Teras Samarinda tetap terpenuhi.

"Pihak EO harus menyanggupi karena itu rekomendasi dari Dishub. Kalau tidak menyanggupi berarti dibatalkan saja," tegas Duri.

Di samping itu, Teras Samarinda dinilai sangat rentan menjadi sasaran empuk para jukir liar yang kerap memanfaatkan momentum event. Mengantisipasi menjamurnya praktik ilegal yang kerap meresahkan masyarakat ini, Dishub menyiagakan personel berlapis di lokasi.

"Kami siapkan personel, kami plotting sekitar 4 sampai 7 personel di situ," jelas Duri.

Personel yang bersiaga sejak malam ini juga hingga acara usai tersebut akan berfungsi sebagai informan sekaligus eksekutor pengurai kemacetan.

Namun menurut Duri seketat apa pun penjagaan di Teras Samarinda, jukir liar tidak akan pernah bisa diberantas selama masyarakat terus melanggar aturan. Secara khusus, ia juga meminta komitmen para pengunjung Teras Samarinda.

"Tolong jangan parkir di kawasan yang bukan tempatnya. Karena Dishub tidak akan pernah berhasil mengentaskan jukir liar apabila masyarakat juga tidak membantu," tutup Duri. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :