PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kisah Byson, Sapi Jumbo dari Balikpapan Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Home Berita Kisah Byson, Sapi Jumbo D ...

Byson, sapi jumbo asal Balikpapan dengan bobot 1 ton lebih, resmi terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto setelah melewati seleksi ketat dan pemeriksaan berlapis.


Kisah Byson, Sapi Jumbo dari Balikpapan Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo
BUKTI kualitas peternak lokal Kaltim, MWK Farm sukses kirim sapi jumbo "Byson" untuk hewan kurban Presiden di Balikpapan. Foto: Ekspos Kaltim/Erik

EKSPOSKALTIM, Balikpapan — Seekor sapi berbobot jumbo lebih dari 1 ton bernama "Byson" asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi terpilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Sapi tangguh jenis Simmental Charolais tersebut merupakan hasil penggemukan dari MWK Farm, sebuah peternakan lokal yang terletak di kawasan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.

Pemilik MWK Farm, Anita, bercerita bahwa proses seleksi untuk bisa menembus kurban kepresidenan ini berlangsung sangat ketat dan berlapis. Anita mengaku sudah mendaftarkan Byson sekitar 1,5 bulan yang lalu ke tim seleksi.

"Saat pertama kali mendaftar, bobot Byson masih berada di angka 973 kilogram. Kami baru mendapatkan kepastian lolos seleksi sekitar tiga hingga empat minggu yang lalu," ujar Anita saat ditemui di peternakannya, Minggu (24/5/2026).

Setelah dinyatakan lolos verifikasi awal, Byson harus menjalani proses penimbangan ulang secara langsung melalui pertemuan daring atau zoom meeting bersama Kementerian Sekretariat Negara (Kemesneg) untuk memastikan keaslian data.

 

Hasilnya impresif, bobot akhir Byson kini telah menembus angka 1 ton 50 kilogram (1.050 kg).

Menu Makan Berbiaya Rp 1,5 Juta Sebulan

Byson awalnya dibeli dari seorang peternak di Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara (PPU), tepat satu tahun lalu selepas momen Idul Adha. Saat pertama kali tiba di kandang MWK Farm, bobotnya baru berkisar di angka 700 kilogram. 

Mengenai pola perawatan, Anita mengaku tidak memberikan perlakuan atau keistimewaan khusus bagi calon sapi kurban presiden ini. Semua sapi di peternakannya mendapatkan fasilitas pemeliharaan yang setara. Yang membedakan hanyalah porsi komoditas pakan yang disesuaikan dengan ukuran tubuh.

Dalam sehari, Byson menghabiskan menu makanan campuran (comboran) berkualitas tinggi yang terdiri dari ampas tahu, konsentrat, vitamin, garam, dan molase. Pola makan ini diberikan secara disiplin dua kali sehari, yakni pada pukul 09.00 WITA dan 16.00 WITA.

Selain pakan konsentrat, Byson juga wajib mengonsumsi rumput segar sebanyak tiga kali sehari yang dijadwalkan pada pukul 12.00 WITA, 19.00 WITA, dan tengah malam pukul 24.00 WITA. Untuk memenuhi kebutuhan pakan satu ekor sapi jumbo ini, anggaran yang dihabiskan manajemen peternakan mencapai Rp 1,5 juta per bulan.

Kesehatan Terjamin

Faktor kesehatan juga menjadi prioritas utama. Pemerintah melalui dinas terkait telah melakukan pemeriksaan sampel laboratorium secara berkala dan memastikan Byson bebas dari penyakit, dalam kondisi prima, serta telah menerima dosis vaksinasi lengkap.

Nama "Byson" sendiri dipilih karena karakter sapi ini sangat aktif, gesit, dan memiliki postur tubuh paling lebar di antara sapi lainnya. Uniknya, Byson kerap menjadi "alarm" di kandang karena akan menjadi yang pertama bersuara lantang jika ada sapi lain yang membuat keributan.

Saat ini, pihak peternakan tengah fokus mempersiapkan teknis pengiriman. Rencananya, Byson akan diberangkatkan dari kandang di Gunung Binjai pada Rabu siang, untuk kemudian diserahkan dan disembelih di Islamic Center Balikpapan.

Bagi Anita dan suaminya, Wawan, terpilihnya Byson oleh orang nomor satu di Indonesia menjadi sebuah kebanggaan besar sekaligus pembuktian bagi peternak di luar Pulau Jawa. MWK Farm sendiri merintis usaha sejak 2021 dan baru menetap di Gunung Binjai pada 2024.

"Jelas ini sangat membanggakan bagi kami. Ini adalah bentuk apresiasi nyata bagi peternak lokal di Balikpapan, bahwa kita di daerah juga bisa mengembangkan sapi berukuran jumbo dengan kualitas yang tidak kalah bersaing dari peternakan di Pulau Jawa," tutur Anita dengan rona bahagia.

Keberhasilan ini juga dipicu oleh kemudahan pasokan pakan di Balikpapan. Selain karena MWK Farm juga bertindak sebagai penyuplai pakan, mereka telah menjalin kerja sama dengan industri pembuatan tahu di kawasan Sumber untuk mendatangkan pasokan ampas tahu segar secara rutin.

"Adanya kompetisi dan seleksi kepresidenan seperti ini menjadi pemantik motivasi yang sangat besar bagi kami para peternak di daerah untuk terus maju dan meningkatkan kualitas ternak," pungkasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :