EKSPOSKALTIM.COM , BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam upaya memperkuat penataan warga, khususnya yang sedang mengalami kondisi sakit.
Kabid Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin mengatakan kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan data kependudukan tetap akurat dan mutakhir, termasuk bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan secara langsung.
“Jadi Dinkes menghubungi kami terkait masyarakat yang mau berobat tapi ternyata belum punya BPJS Kesehaan karena data kependudukan mereka tidak ada, akhirnya pasti kami jemput bola kesana,” terangnya.
Melalui kerja sama ini, Disdukcapil dapat memperoleh data dari Dinkes terkait warga yang sakit, sehingga memudahkan proses pendataan maupun pelayanan administrasi kependudukan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan yang lebih inklusif, terutama bagi kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus.
Hal ini penting agar mereka tetap terlayani, kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pelayanan hanya karena kondisi mereka, tambahnya.
Dengan adanya data integrasi antar instansi, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Disdukcapil menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan, baik melalui digitalisasi maupun kolaborasi lintas sektor. (*)

