EKSPOSKALTIM.COM , BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang terus mempersiapkan diri menjelang implementasi layanan online terbaru melalui aplikasi berbasis website, “Pondok Pasilan”.
Salah satunya dengan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi operator kecamatan, kelurahan, dan internal Disdukcapil. Kegiatan ini merupakan langkah awal sebelum layanan tersebut diterapkan secara luas kepada masyarakat. Sebab kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci untuk mendukung keberhasilan layanan digital tersebut.
“Bimtek ini memang sudah kami rencanakan jauh hari sebagai persiapan implementasi layanan online terbaru kami, yakni Pondok Pasilan,” ujar Kabid Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin.
Ia menjelaskan, pelatihan ini bertujuan agar para operator di tingkat kelurahan dan kecamatan benar-benar memahami sistem layanan tersebut, mengingat nantinya pelayanan administrasi kependudukan akan terintegrasi hingga ke tingkat bawah.
Dengan sistem ini, masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor Disdukcapil. Mereka cukup mengurus dokumen kependudukan melalui layanan online yang dapat diakses melalui website, dengan bantuan petugas di kelurahan atau kecamatan.
“Jadi masyarakat yang datang ke kelurahan tidak perlu lagi ke Disdukcapil. Mereka bisa dibantu oleh operator di sana,” jelasnya.
Disdukcapil juga menyadari bahwa tidak semua masyarakat terbiasa menggunakan layanan digital. Oleh karena itu, peran operator di lapangan menjadi penting dalam memberikan pendampingan dan edukasi.
“Sebenarnya banyak masyarakat yang tidak bisa, hanya saja belum terbiasa dengan layanan online. Dengan pendampingan, kami yakin mereka bisa menggunakan layanan ini dengan mudah,” tambahnya.
Dalam kegiatan bimtek tersebut, total peserta yang terlibat sebanyak 40 orang. Terdiri dari perwakilan kelurahan 15 orang, kecamatan 3 orang, serta 22 pegawai Disdukcapil. (*)

