EKSPOSKALTIM.COM , BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang terus mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) hingga target nasional sebesar 30 persen.
Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin, mengatakan aktivasi IKD sudah mulai dilakukan sejak tahun 2023 secara bertahap.
“Memang ini hal yang baru, jadi masyarakat belum terlalu antusias. Makanya kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi,” ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.
IKD sendiri menjadi bagian dari transformasi layanan digital kependudukan. Ke depan, dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga akta kelahiran akan tersimpan di smartphone, sehingga masyarakat tidak perlu lagi membawa dokumen fisik.
“Ke depan, semua pelayanan publik akan mengarah ke digital. Tapi penerapannya bertahap, tidak langsung menggantikan KTP elektronik,” jelasnya.
Pihaknya telah melakukan berbagai macam cara untuk mengajak masyarakat untuk mengaktifkan IKD. Mulai dari jemput bola, hingga membuka stand di event-event besar yang ada di kota Bontang.
“Apalagi Ramadhan kemarin, kami ke tempat-tempat yang ramai pengunjung, daripada produktivitas kami menurun akhirnya kami berkeliling dan antusias masyarakat cukup baik,” tutupnya. (*)

