PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Proyek Soda Ash Buka 818 Lowongan di Bontang

Home Berita Proyek Soda Ash Buka 818 ...

Kebutuhan tenaga kerja untuk proyek industri di Bontang mulai bergerak. Ratusan posisi dibuka sekaligus, menandai fase awal mobilisasi sumber daya manusia dalam skala besar.


Proyek Soda Ash Buka 818 Lowongan di Bontang
ILUSTRASI pabrik soda ash. Foto: Pupuk Kaltim

EKSPOSKALTIM, Bontang - PT Sumber Samudera Perkasa membuka 818 lowongan kerja untuk penempatan di Proyek Soda Ash. Proses rekrutmen difasilitasi melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang.

Berdasarkan pengumuman resmi, kebutuhan tenaga kerja mencakup berbagai posisi teknis maupun pendukung proyek, seiring persiapan operasional yang mulai berjalan.

Persyaratan umum pelamar antara lain minimal lulusan SMA/SMK, diutamakan memiliki pengalaman sesuai bidang yang dilamar, serta melampirkan dokumen pendukung seperti surat pengalaman kerja dan sertifikat keahlian.

Selain itu, seperti dilansir Bontang Post, pelamar diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, siap bekerja di bawah tekanan, serta memahami dasar-dasar keselamatan kerja.

Berkas lamaran diantar langsung ke Kantor Disnaker Kota Bontang di Jalan Cut Nyak Dien, dengan menggunakan map merah. Pada bagian luar map, pelamar diminta mencantumkan nama perusahaan, identitas diri, nomor telepon, serta posisi yang dilamar.

Rekrutmen dalam jumlah besar ini menunjukkan kebutuhan tenaga kerja yang signifikan pada tahap awal proyek, sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal di Bontang dan sekitarnya.

Sekadar tahu, proyek pabrik soda ash Pupuk Kaltim adalah pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari program hilirisasi industri. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketergantungan impor Indonesia, memenuhi sekitar 30% kebutuhan nasional soda ash (kapasitas produksi 300.000 ton/tahun), dan menghasilkan produk sampingan amonium klorida.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :