PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Momen Mencekam di Sungai Bengalon, Warga Diseret Buaya di Hadapan Rekannya

Home Berita Momen Mencekam Di Sungai ...

Momen Mencekam di Sungai Bengalon, Warga Diseret Buaya di Hadapan Rekannya
TKP Beddy Bolong diseret-diterkam buaya saat mencari ikan di Tepian Langsat, Bengalon. Foto: Ist

EKSPOSKALTIM, Sangatta - Aktivitas mencari ikan di Sungai Bengalon berubah menjadi tragedi. Beddu Bolong (45), warga Jalan Datuk Macan, tewas setelah diterkam buaya saat memasang jaring di RT 01 Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Minggu (21/12) petang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.20 WITA, ketika kondisi sungai mulai gelap. Korban datang bersama dua rekannya, Melkisedek (25) dan Kripinus Minggu (28), ke lokasi yang biasa mereka gunakan untuk menangkap ikan.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Bengalon AKP Asriadi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, saat itu ketiganya membagi peran. “Kronologinya bermula saat mereka membagi tugas. Dua rekan korban berada di atas pematang sungai untuk memegang ujung jaring, sedangkan korban (Beddu Bolong) turun langsung ke air untuk membentangkan jaring ke tengah,” ungkap AKP Asriadi, Senin (22/12).

Belum sempat jaring terpasang sempurna, seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam air dan langsung menyambar korban. “Korban sempat berteriak meminta tolong. Namun, kedua rekannya yang berada di darat panik dan ketakutan melihat buaya tersebut menyeret korban ke dalam air. Mereka tidak berdaya melakukan penyelamatan karena situasi sangat berbahaya,” lanjutnya.

Korban kemudian menghilang dari permukaan sungai. Kedua saksi segera berlari meminta bantuan warga dan keluarga. Upaya pencarian dilakukan malam itu, namun dihentikan karena jarak pandang nol dan risiko keselamatan.

Pencarian kembali dilanjutkan keesokan harinya. Pada Senin (22/12/2025) sekitar pukul 08.45 WITA, jasad Beddu Bolong ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian. “Korban ditemukan tidak jauh dari TKP awal ia diterkam. Jenazah langsung dievakuasi ke Puskesmas 110 Desa Tepian Baru untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelas AKP Asriadi.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus peringatan keras kepada warga di bantaran Sungai Bengalon. “Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengimbau keras kepada warga, khususnya yang beraktivitas di Sungai Bengalon, agar lebih waspada. Hindari aktivitas di air saat jam-jam rawan predator mencari makan, seperti saat senja (magrib) dan malam hari, demi keselamatan bersama,” tegasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :