Bontang, EKSPOSKALTIM – Menyambut HUT ke-80 RI, World Cleanup Day (WCD) Kota Bontang menggelar Gerakan Pungut Sampah (GPS) bertema Bersih untuk Merdeka di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Bontang Utara, Minggu (10/8).
Sekitar 200 peserta hadir, dari komunitas, pelajar, mahasiswa KKN, instansi pemerintah, organisasi kepemudaan, hingga warga umum.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengapresiasi kepedulian warga. Ia menilai aksi ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tapi juga wujud cinta tanah air.
"Dulu kita merebut kemerdekaan dengan senjata, hari ini kita isi dengan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya.
Menurut Agus Haris, kegiatan ini sejalan dengan visi Pemkot di bidang kebersihan dan lingkungan hidup. Ia menekankan pentingnya lingkungan bersih dan sehat bagi masyarakat, serta mengingatkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman.
Leader WCD Bontang, Muhammad Hajarul Azwad, menyebut aksi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga, mempererat kerja sama antarorganisasi, dan memberi kontribusi positif di momen kemerdekaan.
“Kemerdekaan sejati bukan hanya bebas dari penjajahan, tapi juga dari belenggu ketidakpedulian terhadap lingkungan. Merawat bumi dimulai dari langkah kecil, dari diri sendiri, dan dari lingkungan tempat kita tinggal,” jelasnya.
Agus Haris berharap gerakan ini menginspirasi warga untuk terus peduli dan menjaga lingkungan. Pemkot, kata dia, akan memberi dukungan penuh.

