PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pemkot Dorong Keterampilan di Era AI, Ratusan Pelamar Hanya 20 Persen yang Lolos

Home Berita Pemkot Dorong Keterampila ...

Pemkot Dorong Keterampilan di Era AI, Ratusan Pelamar Hanya 20 Persen yang Lolos
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Foto: Ekspos/Nabila

Bontang, EKSPOSKALTIM – Pemerintah Kota Bontang menekankan pentingnya penguasaan keterampilan di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Demikian Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, saat membuka dan menutup rangkaian Pelatihan Berbasis Kompetensi Sumber Dana APBD di UPTD BLKI Bontang, Rabu (30/7).

Pelatihan ini terselenggara atas kerja sama BLKI Bontang dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur. Tujuannya menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat sesuai kebutuhan industri.

Sejumlah program yang resmi ditutup antara lain Mekanik Hidrolik Alat Berat Yunior, Operator Excavator, Plate Welder SMAG 3G, Teknisi Perawatan AC, Instalasi Otomasi Listrik Industri, Barista, Tata Rias, Pengolahan Ikan, Junior Sekretaris, Menjahit, serta Pembuatan Roti dan Kue.

Di saat bersamaan, Wali Kota juga membuka sembilan pelatihan lanjutan, seperti Pemeliharaan Kendaraan Ringan Sistem Injeksi, Servis Sepeda Motor Injeksi, Plate Welder SMAG 3G UP-PF, Desain Grafis Muda, serta beberapa program sekretariat dan instalasi listrik bangunan.

Neni menyebutkan, dari ratusan pelamar yang berasal dari Bontang, Samarinda, dan Kutai Timur, hanya 192 peserta atau sekitar 20 persen yang diterima karena keterbatasan kuota.

“Pelatihan ini bagian dari komitmen pemerintah menekan angka pengangguran dan membentuk SDM yang mandiri, kompeten, dan berdaya saing,” ujar Neni.

Ia menekankan pentingnya kompetensi dan etos kerja di tengah kompetisi yang makin ketat, terutama akibat disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan.

“Anak-anak Bontang harus punya keterampilan agar tidak tergeser oleh teknologi AI,” tegasnya.

Neni juga menyatakan komitmennya memperjuangkan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi peserta agar keahlian mereka diakui secara nasional bahkan internasional.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :