Banjarbaru, EKSPOSKALTIM - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyediakan kuota khusus lewat jalur tahfiz bagi penghafal Al-Qur’an (hafiz) dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, yang dibuka hingga 11 Juni 2025.
"Memberikan keistimewaan bagi para hafiz ini sebagai komitmen ULM menjunjung nilai-nilai keislaman di Bumi Lambung Mangkurat," kata Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dikutip Minggu (1/6).
Calon mahasiswa harus mengikuti tes tahfiz 30 juz untuk membuktikan kemampuan hafalan. Saat mendaftar, peserta wajib melampirkan sertifikat hafalan 30 juz dari lembaga atau yayasan, serta surat pernyataan kesediaan menjaga hafalan (murajaah) dan mengikuti pembinaan selama kuliah, yang dipantau pimpinan fakultas.
"Mereka kita siapkan untuk mengikuti MTQ, baik tingkat nasional maupun internasional sebagai delegasi ULM," ujar Alim.
Tahun ini, ULM, yang telah terakreditasi unggul dan menjadi PTN terbaik di Kalimantan, ditunjuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII pada Oktober mendatang.
Alim berharap ULM tak hanya sukses sebagai tuan rumah, tapi juga berprestasi dalam ajang MTQ mahasiswa tingkat nasional tersebut. Pada Tahun Akademik 2025–2026, ULM menyediakan kuota 2.033 mahasiswa di jalur mandiri atau maksimal 30 persen dari total daya tampung 7.512 orang. Jumlah ini masih bisa bertambah tergantung sisa kursi dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang tidak terisi akibat peserta tidak daftar ulang.

