EKSPOSKALTIM, Samarinda - Warga Samarinda dan Balikpapan yang kendaraannya bermasalah usai mengisi BBM di SPBU kini bisa sedikit bernapas lega.
Dalam waktu dekat, dua bengkel resmi—Auto2000 dan AHASS—akan memberikan layanan pemeriksaan dan perbaikan gratis bagi kendaraan terdampak.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, pada Senin (14/4) di Samarinda.
“PT Pertamina Patra Niaga segera menunjuk dua bengkel resmi di Samarinda dan Balikpapan untuk melayani pemeriksaan kendaraan. Ini kabar baik bagi masyarakat,” ujar Bambang, dilansir Antara.
Saat ini, tim legal dari Pertamina dan kedua bengkel sedang dalam tahap finalisasi kerja sama, khususnya soal prosedur pemeriksaan dan tata cara perbaikan kendaraan.
“Sementara ini baru dua bengkel tersebut yang ditunjuk agar proses bisa cepat. Setelahnya, akan menyusul bengkel lain,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyambut baik langkah ini. Menurut Bambang, Gubernur Kaltim sangat menaruh perhatian terhadap keresahan masyarakat terkait isu BBM tercemar. Ia pun mengapresiasi Pertamina yang mau bertanggung jawab dan menunjukkan kepedulian.
Meski begitu, Bambang mengingatkan bahwa meski Pertamina sudah menjalankan SOP, perusahaan tetap harus lebih responsif dalam menanggapi keluhan publik.
“Langkah ini penting untuk meringankan beban masyarakat yang kendaraannya rusak akibat BBM bermasalah,” katanya.
Di sisi lain, Manager Retail Sales Region Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Addieb Arselan, juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Ia memastikan Pertamina akan segera mengambil langkah nyata.
“Kami akan membuka layanan pemeriksaan di bengkel-bengkel resmi sesuai dengan merek kendaraan konsumen,” jelasnya.
Pertamina juga tengah berkoordinasi dengan jaringan bengkel resmi di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim agar layanan ini bisa diperluas.
Terkait hasil uji sampel BBM, Addieb menyatakan bahwa pemeriksaan awal menunjukkan hasil sesuai standar. Namun, investigasi lanjutan tetap dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kerusakan kendaraan yang dikeluhkan masyarakat.
Langkah awal yang akan dilakukan di bengkel adalah pemeriksaan menyeluruh guna mengetahui jenis kerusakan dan penyebabnya, sebelum masuk ke tahap perbaikan.

