PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sosok TNI AL Pembunuh Wartawati Juwita yang Hendak Menikah

Home Berita Sosok Tni Al Pembunuh War ...

Sosok TNI AL Pembunuh Wartawati Juwita yang Hendak Menikah
Wartawati Juwita bersama calon suami. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Misteri kematian wartawati media online di Banjarbaru, Juwita, mulai terkuak. Dugaan kuat mengarah pada kasus pembunuhan, dengan seorang prajurit TNI AL sebagai tersangka utama.

"Benar terjadi pembunuhan. Pelakunya diduga oknum TNI Angkatan Laut berinisial J dengan pangkat Kelasi I," ungkap Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, Rabu (26/3).

Menurutnya, terduga pelaku telah berdinas selama empat tahun di TNI AL. "Terkait hubungan korban dan pelaku masih kami selidiki. Yang jelas, korban memang wartawati media online," tambahnya.

Saat ditanya mengenai motif, Ronald menyatakan penyelidikan masih berlangsung. "Motifnya masih dalam pendalaman," tegasnya.

Terduga pelaku J bertugas di Lanal Balikpapan sekitar satu bulan. Sebelumnya pernah bertugas di Lanal Banjarmasin.

"J mengabdi sebagai TNI AL sudah empat tahun. Dia asli Kendari, Sulawesi Tenggara," ujarnya. 

Saat ini, POM Lanal Balikpapan juga mendalami apakah J saat berada di Banjarmasin sedang menjalankan tugas atau kegiatan lain.

TNI AL Janji Transparansi

Mayor Ronald menegaskan pelaku sudah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Balikpapan dan akan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Kami menjamin proses hukum berjalan transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi," katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AL juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Kami turut berduka cita dan memohon maaf atas peristiwa ini. Jika terbukti bersalah, pelaku akan dihukum sesuai hukum yang berlaku," tandas Mayor Ronald.

Kronologi Penuh Kejanggalan

Awalnya, kematian Juwita dikira kecelakaan tunggal saat mengendarai motor. Namun, berbagai kejanggalan muncul. Ia mengalami luka di dagu, lebam di punggung dan leher. Dompet serta ponselnya hilang, tetapi motornya masih di lokasi.

Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, Sabtu (22/3), masih mengenakan helm dengan motornya terperosok ke semak-semak. Warga yang menemukan jasadnya segera membawanya ke RSUD Idaman Banjarbaru.

Yang semakin mencurigakan, pagi itu Juwita berpamitan ke Guntung Payung, tetapi siangnya ditemukan tak bernyawa di Gunung Kupang.

Terungkapnya pelaku bermula dari penyelidikan polisi terhadap barang bukti yang tersisa. HP dan dompet korban hilang, tetapi polisi menemukan petunjuk dari laptopnya. Percakapan dengan kekasihnya mengungkap bahwa Juwita sempat diminta datang menemuinya. Bahkan sempat mengirim pesan berisi petunjuk arah sebelum diduga menyerangnya.

Tragisnya, Juwita sejatinya akan menikah pada Mei 2025 sebelum akhirnya ditemukan tewas.

Desakan Transparansi

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banjarmasin menyoroti banyaknya kejanggalan dalam kasus ini dan mendesak agar proses hukum berjalan transparan.

"TNI AL harus bertindak profesional dan tidak ada intervensi atau upaya menutup-nutupi fakta penyelidikan," ujar Koordinator AJI Banjarmasin, Rendy Tisna.

AJI juga menegaskan bahwa kasus ini seharusnya disidangkan di pengadilan umum karena korban adalah warga sipil.

"Transparansi dalam persidangan menjadi kunci untuk memastikan keadilan ditegakkan tanpa tekanan dari institusi tertentu," tutupnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%88%13%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :