24 Januari 2022
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bupati PPU Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK


Bupati PPU Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK
Bupati PPU Abdul Gafur Masud. (int)

EKSPOSKALTIM.COM, PPU - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas dugaan tindak pidanan korupsi, Rabu (12/1/2021).

"Perlu kami sampaikan bahwa benar KPK kemarin telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (13/1/2022).

Ditegaskan Gufron, tim KPK terus melakukan pemeriksaan selama 1x24 jam untuk memperjelas duduk perkara atas kasus tersebut.

"Karena itu, kami minta masyarakat bersabar dan memberi kesempatan kepada tim KPK untuk bekerja menyelidik kasus ini, selanjutnya nanti akan kami infokan secara lebih komprehensif," tutur dia.

Terkait giat OTT di Kabupaten PPU, diketahui ruangan Sekda di Kantor Bupati PPU dikabarkan telah digeledah dan disegel oleh KPK.

Tak hanya itu saja, rumah jabatan dinas Bupati PPU, Abdul Gafur Masud, di Jalan Unocal, Kecamatan Penajam, juga tak luput dari pemeriksaan KPK.
Tampak terlihat sejumlah pintu rumah jabatan Bupati PPU disegel usai penggeledahan dilakukan.

Segel berwarna merah hitam tampak dipasang pintu masuk rumah jabatan.

Sementara suasana di rumah jabatan sendiri tampak sepi.

Dua petugas dari Satpol Kabupaten PPU tampak berada di pos dan melarang untuk masuk di dalam rumah jabatan Bupati PPU.

"Ngga boleh masuk mas," ujar seorang Satpol PP, Kamis (13/1/2022).

Ia mengaku segel tersebut dipasang tadi malam dan tidak mengetahui siapa yang memasang.

Ia mengaku dilarang untuk membuka segel tersebut.

"Tidak boleh katanya dibuka segelnya," ucapnya.

Sementara seorang warga yang berada tak jauh dari rumah jabatan mengaku tak mengetahui kejadian tersebut.

Sementara itu, seorang petugas Satpol PP yang enggan disebut namanya mengatakan, bahwa tadi malam ada tiga mobil rombongan dari KPK yang datang di rumah jabatan.

"Tadi malam tiga mobil cuma parkir di luar saja," ujarnya.

Namun menurutnya, dari sejumlah orang datang, hanya beberapa orang saja yang mengaku dari KPK.

Bahkan Satpol PP sempat menanyakan identitas petugas yang datang.

"Mereka menunjukkan identitas dari KPK," ujarnya.

Ia mengatakan, mereka meminta agar segel tidak dibuka termasuk tidak difoto.

"Mereka minta jangan ada yang buka dan difoto," ucapnya.

Terpisah, Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto membenarkan bahwa ada penangkapan oleh KPK yang kemudian diperiksa di tempatnya.

"Pagi-pagi saya dikonfirmasi oleh KPK, kegiatan yang sudah dilaksanakan di Kabupaten PPU," sebut Imam, Kamis (13/1/2022).

Adapun informasi yang ia terima, setidaknya ada 3 orang yang telah diamankan di Mapolda Kaltim.

"Diamankan kalau tidak salah informasinya ada 3," tandasnya.

Saat ini, pihak KPK sendiri diketahui tengah melakukan pemeriksaan secara tertutup di Polda Kaltim. Belum diketahui secara pasti terkait kasus yang diperkarakan.

Namun yang pasti, jika dimungkinkan, pihak KPK akan melakukan konferensi pers segera jika pemeriksaan usai.

"Nanti hasil OTT, setelah ada pemeriksaan, nanti akan dirilis oleh pihak KPK," pungkas eks Asops Kapolri tersebut.

Reporter : sumber : TribunKaltim.com    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0