EKSPOSKALTIM, Bontang - Belajar dari kasus bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresta Solo, Jawa Tengah pada hari Selasa (5/7/2016) lalu, Polres Bontang melakukan langkah antisipasi siaga 1 guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekira pukul 09.35 wita Selasa (12/7/2016) pagi tadi, Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polres Bontang dibantu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang menggelar pemeriksaan kepada setiap pengunjung yang memasuki Markas Komando (Mako) Polres Bontang dengan menggunakan Metal Detektor.
Kasat Sabhara Iptu Rusianto mengatakan, pemeriksaan ini diberlakukan kepada semua pihak yang memasuki area Makopolres Bontang.
Baca Juga : Apes, Kedapatan Membawa Double L, Kurir Air Isi Ulang Di Bontang Diamankan Polisi
“Kita mengacu pada kejadian yang terjadi di Makopolresta Solo beberapa hari lalu. Kegiatan ini ditujukan kepada semua warga sipil yang memasuki Makopolres, baik itu warga yang mengurus administrasi dikantor, maupun pedagang akan diperiksa beserta barang bawaan dan barang dagangannya menggunakan Metal Detektor,” jelasnya.
Selain itu Mako Polres, kata Rusianto, kegiatan ini juga dilakukan dikantor Polsek yang berada di tiga kecamatan, beserta tempat-tempat umum seperti tempat wisata yang masih ramai dikunjungi warga pasca hari raya.
“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung yang ada di kantor Polsek yang ada di Kota Bontang, dan tempat-tempat keramaian pada umumnya dikunjungi masyarakat, seperti tempat wisata dan lain-lain,” pungkasnya.
Rusianto berharap, dengan tindakan dan gerak cepat yang dilakukan Polres Bontang, dapat meminimalisir kejadian serupa seperti yang terjadi di di Jawa Tengah beberapa waktu lalu itu.(*)

