25 Januari 2021
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pencarian Ketua MUI Marangkayu Terus Dilakukan, Disinyalir Terjepit di Perahu


Pencarian Ketua MUI Marangkayu Terus Dilakukan, Disinyalir Terjepit di Perahu
Suasana pencarian Ketua MUI Marangkayu Kukar yang hilang saat mancing, diduga tertabrak kapal tengker. (ist)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pencarian Muhammad Thaha, salah satu pemancing yang hilang akibat laka laut pada Minggu (10/1/2021) dini hari itu terus dilakukan.

Memasuki hari ke-3, relawan Santan yang beranggotakan sanak keluarga serta rekan korban itu, kembali menyisir titik-titik yang dianggap menjadi lokasi tenggelamnya perahu.

Baca juga : Napi Asimilasi 2020 di Bontang Didominasi Kasus Narkotika dan Pencurian

Namun hingga berita ini dimuat, sosok yang belakangan diketahui sebagai Ketua MUI Marangkayu, Kutai Kartanegara itu belum berhasil ditemukan.

"Besok kami akan cari lagi," ucap Junaedi, salah satu relawan Santan saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (12/01/2020).

Junaedi yang juga kerabat Muhammad Thaha bercerita, pencarian di hari pertama dan kedua tidak menemukan hasil. Upaya relawan Santan ini menemui titik terang. Dihari ketiga, ia bersama 4 kapal nelayan lainnya berhasil menemukan lokasi bangkai perahu yang digunakan iparnya.

Meski sempat mencoba untuk menarik bangkai kapal tersebut, karena cuaca yang kurang baik serta jumlah perlengkapan yang minim, bangkai perahu tersebut belum berhasil diangkat.

"Butuh kapal lebih banyak untuk bisa menarik kapal itu. Mudahan ada relawan lain yang mau membantu narik kapal besok," tambahnya.

Junaedi menduga, sosok yang ia kenal ramah dan murah senyum itu terjepit di bagian dalam perahu, sehingga saat peristiwa nahas itu terjadi, korban tidak sempat melompat untuk menyelamatkan diri. Ia menerangkan saat peristiwa itu terjadi, kondisi laut dalam keadaan hujan dan gelap.

"Semoga korban segera ditemukan baik dalam keadaan selamat ataupun sudah tiada," ujarnya.

Disisi lain, tim terpadu yang terdiri dari Basarnas dan BPBD Bontang, juga belum menemukan hasil dipencarian hari ke-3 nya ini.

Setelah melakukan penyisiran dari pagi hingga siang hari di sebelah utara rig, perairan Serang, tim memutuskan untuk menunda pencarian setelah dihadang cuaca ekstrim, hujan angin yang disertai petir.

Baca juga : Satu Unit Motor Ludes Terbakar di Bontang, Penyebab Belum Diketahui

"Sekitar pukul 14:27 Wita, tim kembali karena situasi cuaca tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian," kata Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani dalam rilisnya, Selasa (12/01/2021).

Disinggung soalnya batas waktu pencarian, pria yang akrab disapa Yani ini menerankan saat ini masih menunggu evaluasi bersama tim terpadu.

Reporter : Asep Suhendar    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0