EKSPOSKALTIM, Bontang - Mudik lebaran, memang menjadi sesuatu hal yang membahagiakan karena dapat berkumpul dengan sanak saudara dan keluarga. Namun acapkali, moment ini justru berbuah duka karena harus kehilangan harta benda, akibat keteledoran kita sendiri yang tidak memastikan kondisi rumah saat hendak melakukan tradisi mudik lebaran tersebut.
Untuk menanggulangi hal tersebut, Kepala BPBD Kota Bontang, Ahmad Yani melalui Kasi Kesiap siagaan, Sunaryo, menghimbau kepada masyarakat Kota Bontang yang hendak melakukan mudik ke kampung halamannya agar terlebih dahulu memastikan kondisi rumah benar aman bila akan ditinggal mudik.
Karena menurutnya, hal kecil kecil yang mungkin tidak terpikir oleh pemudik, justru bisa menjadi bencana besar bagi pemilik rumah maupun warga disekitarnya.
“Kami kembali menghimbau warga, bahwasanya jika ingin mudik, hal-hal kecilpun harus dipastikan dulu dalam keadaan aman, seperti mencabut selang tabung gas, listrik yang berlebihan dimatikan seperti kulkas, rice coocer, tv dan elektronik lainnya,”himbaunya saat ditemui belum lama ini diruang kerjanya, jalan Awang Long, Bontang Baru, kecamatan Bontang Utara.
Hal ini dimaksudkan, kata dia, agar tidak terjadinya korsleting akibat daya listrik berlebihan, yang bisa memicu terjadinya kebakaran.
“ini dimaksudkan agar untuk mewanti-wanti terjadinya korsleting listrik akibat kelebihan daya atau korsleting yang disebabkan arus pendek,”tambahnya.
Ia juga mengatakan, dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran, pihak BPBD Kota Bontang selalu siap siaga tanpa mendapatkan hari libur, guna melakukan patroli dan penanganan hal-hal yang tidak diingikan terjadi, saat warga sibuk mengurus mudik ataupun hal lainnya jelang hari kemenangan itu.
“Kami tidak ada libur jelang ramadhan ini, kami tetap kerja dan 24 jam melakukan patroli rutin di 3 kecamatan,”cetusnya.(*)

