EKSPOSKALTIM, Bontang - Momentum lebaran banyak digunakan masyarakat muslim untuk berkumpul dengan sanak saudara dan keluarga, hingga tak jarang banyak diantara mereka melakukan mudik ke kampung halaman. Namun tak jarang, moment seperti ini juga banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk melakukan tindak kejahatan, karena melihat kondisi rumah yang kosong ditinggal mudik oleh pemiliknya.
Menanggapi hal tersebut, Lurah Bontang Lestari, Rendi Irawan mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan selama 24 jam terhadap rumah warga yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
"Kami sudah menghimbau kepada seluruh Kantibmas Dan Kepala Seksi Ketentraman Dan Ketertiban (Kasitrantib) untuk tidak melakukan mudik lebaran, jadi kami sudah meminta untuk mereka standby dan menjaga rumah - rumah warga selama pelaksanaan mudik lebaran," ungkapnya kepada Eksposkaltim, saat di temui dikantor Kelurahan Bontang Lestari, Bontang Selatan, Jum’at (1/7/2016) pagi tadi.
Rendi juga menghimbau kepada seluruh warga Bontang Lestari, sebelum melaksanakan mudik lebaran agar memperhatikan kondisi rumah baik itu kompor, listrik dan pintu rumah, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Selain kami men-stanbykan Kantibmas, kami juga menghimbau kepada seluruh RT di Kelurahan Bontang Lestari, agar ikut serta memberikan kenyamanan dan memberikan rasa nyaman untuk masyarakat," pungkasnya.
Dia mengungkapkan, dilingkungan Bontang Lestari sendiri tidak banyak masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran, seperti yang dilakukan oleh masyarakat lainnya.
“Mereka lebih memilih melaksanakan lebaran di kediamannya masing – masing,” tutupnya.

