EKSPOSKALTIM, Kutai Timur - Selama Bulan suci ramadhan ini, para santri Yayasan Pondok Pesantren Syaichona Cholil melaksanakan kegiatan rutin ramadhan dengan menghapal Kitab Kuning (Kitab gundul.red), dan membaca Al-Qur’an (Bertadarus Bersama).
Ketua Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Syaichona Cholil, Abdul Latief Mu’jiz mengungkapkan, ada banyak kegiatan rutin yang dilakukan para santri di pondok pesantren ini selama bulan suci ramadhan.
“Mulai pukul 03.00 wita, para santri salat tahajud, kemudian dilanjutkan dengan sahur bersama pukul 03.35 wita, setelah itu tadarus Al-Qur’an di masjid dan dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Setelah shalat, ada Kuliah Tujuh Menit (Kultum) pagi,” ujarnya, saat ditemui di pondok pesantren Syaichona Cholil, Desa Suka Rahmat, Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Jum’at (1/7/2016) pagi tadi.
Dia menambahkan, pada pukul 12.00 wita para santri salat Dzuhur berjamaah dan dilanjutkan dengan menghapalkan kitab gundul.
“Kitab kuning dalam pendidikan agama Islam merujuk kepada kitab-kitab tradisional, berisi pelajaran-pelajaran agama Islam (diraasah Al-Islamiyyah) yang diajarkan pada pondok-pondok pesantren, termasuk pula yang dijarkan dipesantren ini,”terangnya.
Abdul menambahkan, pelajaran tersebut pun diajarkan seperti fiqh, aqidah akhlaq yang lebih dikenal dengan tasawuf, tata bahasa arab (`ilmu nahwu dan `ilmu sharf), Al-qur’an hadits, ilmu tafsir, `ulumul Qur'an.
“Yang kami ajarkan disini kami rasa sudah sesuai dengan standar yang diajarkan oleh pesantren pada umumnya,”tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini pun dilakukan dengan tujuan, mengisi waktu kosong para santri dalam bulan suci ramadhan ini dengan memperdalam ilmu agama.
“Untuk lebih mendekatkan diri dengan sang maha pencipta, agar semua doa kami di jabah (terkabulkan.red) oleh Allah SWT,”cetusnya.

