PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Jumlah PDP Meningkat, Pemkot Samarinda Siapkan Rumah Sakit Karantina

Home Berita Jumlah Pdp Meningkat, Pem ...

Jumlah PDP Meningkat, Pemkot Samarinda Siapkan Rumah Sakit Karantina
ilustrasi ruang isolasi pasien dalam pengawasan virus Corona. (int)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan tempat isolasi atau rumah sakit karantina bagi pasien dalam pengawasan (PDP) Corona (COVID-19). Hal itu dikarenakan jumlah PDP di Kota Samarinda terus meningkat.

Menanggapi jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) Corona (Covid-19) yang terus meningkat di wilayahnya, Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan tempat isolasi atau rumah sakit karantina untuk PDP tersebut.

Baca juga: Selama Pandemi, Keikutsertaan Masyarakat Bontang ber-KB Cenderung Menurun

Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Pemprov Kaltim disulap menjadi rumah sakit karantina untuk sementara waktu, dan diperkirakan dapat digunakan pada Rabu (22/4) mendatang.

"Gedung ini sudah bisa kita gunakan antara Selasa atau Rabu karena kita sudah siapkan ini selama satu Minggu. Ditempat ini nantinya bisa menampung 80 pasien terkonfirmasi," kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, dilansir detik.com, Senin (20/04/2020) siang.

Tempat isolasi ini akan menampung PDP yang terkonfirmasi dari rapid test yang diselenggarakan Pemkot Samarinda. Syaharie memastikan masyarakat yang dapat menjalani rapid test ialah warga yang melakukan perjalanan ke luar kota atau memiliki catatan medis pernah kontak dengan pasien positif Corona.

Baca juga: Pemkot Bontang Perpanjang Masa Belajar di Rumah, Ujian Semester Dimajukan

"Yang saya mau jelaskan dulu gedung ini sudah siap menjadi rumah sakit karantina, namun rapid test yang akan dilakukan bukan untuk semua orang, mereka yang diundang adalah orang yang memiliki catatan medis, terutama yang baru dari perjalanan luar kota atau pulau. Atau Ada ODP tertentu yang sesuai dengan pertimbangan tim medis," jelas Jaang.

Kepala Dinas Kesehatan kota Samarinda, Ismed, mengatakan PDP dengan gejala ringan akan di rawat di rumah sakit karantina, sementara warga yang memiliki gejala berat, akan dievakuasi ke rumah sakit rujukan Samarinda, yakni RSUD Abdul Wahab (AW) Sjahranie.

"Tim medis telah dibekali protokol penanganan COVID-19 dan terus berkoordinasi langsung dengan tim ahli dan dokter penanggung jawab di Rumah Sakit AW Sjahranie," tutur Ismed.


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :