04 April 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Keseriusan Bone Cegah Corona Diragukan, Ketua Satgas Angkat Bicara


Keseriusan Bone Cegah Corona Diragukan, Ketua Satgas Angkat Bicara
Ketua Satgas Percepatan Pencegahan Penularan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Bone, Dray Vibrianto. (int)

EKSPOSKALTIM.com, Bone - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pencegahan Penularan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Dray Vibrianto, menanggapi tudingan bahwa Pemkab Bone tidak serius dalam mencegah penularan Covid-19.

Menurut Dray, anggapan tersebut keliru. Karena kata dia, dari segi manajemen, justru Bone paling siap dibanding daerah lain di Sulawesi Selatan dalam mengantisipasi penularan virus tersebut.

Baca juga: AJI Desak Pemerintah Transparan dan Terbuka Soal Informasi Covid-19

“Yang pertama kali bentuk Satgas di Sulawesi Selatan itu Bone,” kata Dray yang juga kepala BPBD Bone ini, saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (25/3/2020) malam tadi.

Mengenai tidak adanya posko yang didirikan di wilayah perbatasan guna mengecek kesehatan bagi siapa saja yang masuk ke wilayah Bone, Dray menjelaskan bahwa itu terkendala alat saja sehingga belum dilakukan.

“Alatnya (thermometer gun,red) sudah kami pesan, tapi memang belum ada. Kalau barangnya datang, segera kami lakukan itu. Bahkan kami sudah siapkan di beberapa tempat, Puskesmas itu kita berusaha jadikan Puskesmas penyangga ,” pungkasnya.

Kendati demikian, Dray berdalih saat ini pihaknya menempuh langkah lain yang lebih efektif dibanding mendirikan posko di perbatasan. Yakni membentuk Satgas di setiap desa untuk mendata setiap orang yang baru masuk ke Bone di wilayah masing-masing.

“Jadi kalau ada orang yang datang misalnya di Desa A, petugas (satgas desa terkait) langsung mendata, mengobservasi, dia dari daerah pandemik atau tidak?,” imbuhnya.

Berita terkait: Pemkab Bone Dinilai Belum Serius Antisipasi Corona

“Kalau posko di perbatasan itu kan paling hanya mengecek suhu tubuh saja, bukan memeriksa orang positif atau tidak kan?,” sambungnya.

Dray mengklaim pembentukan Satgas di tiap desa seperti yang dilakukan pihaknya saat ini dalam mencegah penularan Covid-19, justru menjadi rujukan di beberapa daerah.

“Jepara yang dikenal arus Pantura, sebelumnya melakukan sweaping bis-bis, tapi ternyata tidak efektif rupanya, jadi mereka lakukan seperti yang kita lakukan saat ini, membentuk Satgas per Desa,” tukasnya.

Reporter : Abdullah    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

100%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0