09 Desember 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sinyal di Kantor DPRD Bontang Buruk, Dewan Usulkan Bangun BTS


Sinyal di Kantor DPRD Bontang Buruk, Dewan Usulkan Bangun BTS
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina.

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Sejumlah legislator mengusulkan pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan kantor DPRD Bontang, lantaran kualitas signal telekomunikasi di kawasan perkantoran Bontang Lestari ini masih sangat buruk.

Hal itu terungkap saat agenda rapat kerja komisi III DPRD Bontang dengan Dinas Komunikasi Informatika Bontang, Senin (21/10) kemarin. Ketua Komisi III Amir Tosina menyayangkan kondisi tersebut, apalagi buruknya sinyal sudah terjadi bertahun-tahun. Bahkan sejak gedung DPRD Bontang berdiri.

“Mulai gedung ini dibangun masih terkendala sinyal. Sehingga di DPRD kesulitan untuk komunikasi dengan pihak lain. Misalnya saat berkomunasi dengan pihak Organisasi Perangkat Daerah,” keluhnya.

Dewan pun meminta Pemkot Bontang mencarikan solusi. Dewan juga tidak sungkan untuk menganggarkan asalkan Pemkot Bontang yang mengusulkan.

“Ini menjadi prioritas. Harus serius dianggarkan. Bisa dibangunkan sebuah menara atau apaalah itu yang dibutuhkan, sehingga signal ini tidak putus-putus,” tegasnya.

Amir menambahkan Pemkot Bontang harus serius menyikapi ini. Sebab kebutuhan perbaikan kualitas sinyal telekomunikasi dianggap sangat urgent.

“Kami ingin agar tahun ini bisa dianggarkan dan segera direalisasikan, karena ini kebutuhan semua pihak bukan cuma pihak DPRD,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Diskominfo Bontang Dasuki menyadari betul hal itu. Signal seluler menjadi kebutuhan penting saat ini. Terutama untuk berkomunikasi antar lembaga.

“Dalam waktu dekat kami akan surati Telkom. Kami akan berkonsultasi dengan Telkom atau provider lain, kira-kira apa sih masalahnya. Di topologi kan juga sudah disebutkan, daerah ini masuk kawasan rendah sehingga sinyal itu tidak bisa,” katanya.

Selain itu masih ada beragam persoalan. Ia menyebut dengan access point pun belum tentu berhasil. Signal tidak menjamin akan kuat. Karena itu perlu anggaran tambahan untukmenambah operasional guna menaikan daya.

“Kita musti belanja dulu. Begitu juga bangun menara, harus dianggarkan dulu. Tapi itu jadi prioritas. Wong itu gedung penting, masak sinyalnya lelet, kan kasihan, ” tutupnya. (adv)

Reporter : Endar    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0