23 November 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Lindungi Hak Sipil, Kominfo Dorong RUU Perlindungan Data


Lindungi Hak Sipil, Kominfo Dorong RUU Perlindungan Data
Menteri Kominfo Johnny G. Plate (tengah) Istimewa

EKSPOSKALTIM.COM- Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate menegaskan, jika Kementerian Kominfo diberikan kewenangan oleh negara untuk melindungi hak-hak masyarakat sipil atau civil right. Komitmen itu, menurut Menteri Kominfo dibuktikan dengan keberadaan Tim AIS, yang notabene bertugas 24 jam penuh.

 “Kominfo mempunyai unit yang melakukan cyber patroli, dilakukan 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Kita harapkan bahwa dengan adanya cyber patroli ini, kita pastikan civil right itu terlindungi,” kata Menteri Johnny di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Lihat Juga: VIDEO: PT KNI Bantu Pemerintah Tekan Gizi Buruk dan Stunting

Lebih lanjut, Menteri Johnny menjelaskan bahwa, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, yang mengingatkan soal kedaulatan data juga harus terlindungi.

 “Saat ini, data-data termasuk data pribadi warga negara itu tersebar dibanyak aturan dan undang-undang, sangat sektoral dan parsial. Kita inginkan untuk melakukan kompilasi ini di dalam satu undang-undang,” jelasnya.

Regulasi yang dimaksud adalah, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Saat uji Kominfo terus mendorong agar beleid itu masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

 “Nanti kalau memang itu bisa kita lakukan, tentu kita perlu menempatkannya di dalam prolegnas prioritas di DPR RI, dan Prolegnas prioritas 2020-2024," pungkasnya.

Pengawasan Konten         

Dalam kesempatan itu, Menteri Kominfo juga memaparkan upaya menangkal konten hoaks dengan pendekatan tiga lapisan.

"Lapisan kedua adalah pemeriksaan konten. lapisan ketiga adalah pengawasan konten. Kominfo menggunakan infrastruktur dan sistem tertentu untuk menangani konten bermuatan negatif," jelasnya.

Menurut Menteri Kominfo, Tim AIS juga bekerja secara terus menerus selama 24 jam secara serius.  "Kami menjamin bahwa civil rights dan civil obligation dimana Kominfo memastikan dengan jajarannya dilakukan dengan baik. Pengawasan konten di internet dilakukan secara terus menerus, secara tepat dan cerdas bagi pemanfaatan oleh masyarakat dan negara," jelasnya.

Lihat Juga: VIDEO: Pergelaran Bontang City Carnival Tahun 2019 Berlangsung Meriah

Menurutnya pada tahun 2020 akan ada sebuah sistem untuk menangani 150.000 konten negatif internet.

 "Kalau tidak diawasi dengan benar tentu akan berdampak pada masyarakat kita," ungkapnya.**

 

Sumber: kominfo.go.id

Artikel ini telah tayang di https://www.kominfo.go.id dengan judul "Lindungi Hak Sipil, Kominfo Dorong RUU Perlindungan Data"

 

Reporter :     Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0