EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Dinkes Bontang gencar melakukan pertemuan-pertemuan lintas sektoral yang berkecimpung dalam penanganan masalah kesehatan. Seperti yang dilakukan di Kecamatan Bontang Barat, Jumat (6/9).
Kegiatan ini dihelat di Balai Pertemuan kantor Kecamatan Bontang Barat. Jalan Tarakan, Kelurahan Guntung Telihan, Kecamatan Bontang Barat.
Dalam sambutanya, Kepala UPT Puskesmas Bontang Barat, Fatimah Asih Winaryo, mengatakan tujuan pertemuan ini untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di Kecamatan Bontang Barat. Untuk mencari solusi atas persoalan kesehatan yang mendera kawasan dengan total populasi 29 ribuan jiwa itu.
Dia katakan bahwa ada sejumlah agenda kesehatan dicanangkan Pemkot Bontang, yang diharap segera terealisasi di masyarakat. Yang mana ini berkaitan erat dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat kedepan.
Seperti promosi stop buang air besar (BABS) sembarangan, yang dalam jangka panjang untuk mencegah stunting atau kerdil. Mempromosikan pola hidup sehat di masyarakat untuk mencegah penularan dan berkembangnya berbagai virus. Dan promosi kawasan tanpa rokok (KTR) yang cukup gencar digalakkan Pemkot Bontang beberapa tahun belakangan ini.
Lebih jauh, melalui pertemuan itu, ia berharap bakal hadir saran ataupun bermacam solusi baru dalam menangani dan mencegah masalah kesehatan di Bontang Barat. Dari solusi-solusi itu, kemudian dapat segera direalisasikan. Juntrungnya, tentu saja derajat kesehatan masyarakat akan meningkat.
"Tentu kita berharap kedepan derajat kesehatan masyarakat Bontang Barat lebih baik lagi," harapnya.
Sementara, Kasi Promosi Kesehatan Dinkes Bontang, Zainuddin yang kala itu mewakili Kadis Dinkes Bontang mengajak segenap lintas sektor bersama mempromosikan gaya hidup sehat di masyarakat.
"Mari kita promosikan pola hidup sehat pada masyarakat. Kita beri tahu bahwa pola hidup sehat itu keren, dan ingat bahwa kesehatan itu tak ternilai harganya," terangnya.
Ditambahkan, melalui pertemuan ini, ia berharap segenap lintas sektor yang terlibat dapat membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemanku kepentingan, camat sebagai pemerintah kecamatan, ketua RT representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan puskesmas bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (Adv)

