EKSPOSKALTIM, Bontang - Lagi-lagi Wakil Walikota Bontang, Basri Rase dibuat geram oleh oknum pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup pemerintahan Kota Bontang. Pasalnya, saat dinas keluar kota, pegawai mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk bermain “Nakal”.
Menanggapi hal tersebut, Basri menghimbau kepada seluruh jajaran pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, agar tetap berprilaku positif saat melakukan dinas keluar. Tak tanggung-tanggung, Basri pun mengancam akan memberi sanksi tegas kepada pegawai yang ketahuan berbuat nakal.
“Baiknya kalau dinas luar itu kita bawanya tasbih jangan kondom. Karena kalau kondom itu berarti sebelumnya sudah ada rencana negative yang akan dilakukan saat dinas kan," ujarnya, saat menghadiri rapat pembentukan tim Satgas penertiban prostitusi di wilayah Bontang, di BPU Kantor Camat Bontang. (24/5/2016).
Ia menambahkan, praktik prostitusi bisa terjadi dimanapun dan kapanpun, bahkan tidak menutup kemungkinan saat melakukan dinas luar. Hal itu diungkapkan Basri tatkala saat mendapat dinas luar kerap mendapat tawaran “plus-plus” dari pihak hotel dan hal itu ditawarkan langsung oleh pihak hotel yang bersangkutan.
"Untuk menghindari semua itu cuma satu, kalau dinas luar jangan mau nginap sendiri. Karena kalau nginap di hotel itu, sering diketuk pintu kamar ditawarin sama pihak hotel. Makanya kalau dinas luar saya selalu bawa teman, entah ajudan saya atau rekan kerja, jadi pikiran ini tidak ada kesempatan untuk berpikir macam-macam," pungkasnya.
Untuk itu, lanjut Basri. Proteksi diri paling bagus dengan memperbanyak berserah diri pada Maha Kuasa. "Salah satunya dengan memperbanyak dzikir. Selain itu, hindari menginap sendiri saat bermalam," katanya kepada Eksposkaltim.

